Panduan Lengkap Menggunakan Instagram Stories

06-08-instagram-stories-620x316

Snapchat lebih dulu merintis konten yang bisa menghilang selama 24 jam, tetapi Instagram juga tak ingin ketinggalan. Diluncurkan pada 2 Agustus 2016 lalu, Instagram Stories adalah jawaban Instagram untuk Snapchat. Berikut kami akan membahas mengenai Instagram Stories secara lengkap untuk Anda.

Apa Itu Instagram Stories?

Instagram Stories adalah aplikasi untuk berbagi foto dan video yang bisa menghilang dalam waktu 24 jam. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video dalam format slideshow. Diluncurkannya aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengguna berbagi konten secara real time. Di dalamnya juga terdapat berbagai fitur untuk memperindah foto dan video sesuai dengan yang diinginkan. Ada fitur teks, gambar, stiker, location, hingga tag person.

Satu hal mendasar yang membedakan Instagram Stories dengan Snapchat adalah kemudahannya untuk ditemukan. Anda bisa melihat Stories yang diposting oleh akun yang Anda follow secara langsung. Selain itu, menemukan akun baru cukup mudah melalui perangkat pencarian yang ada. Terlebih lagi, Instagram membuatnya mudah untuk terlibat dengan Stories dari orang-orang yang sudah Anda follow melalui algoritma. Algoritma memutuskan untuk mengurutkan Stories yang muncul di bar atas feed berdasarkan orang-orang yang sering terlibat dengan Anda di Instagram dan Facebook.

Mengapa Anda Harus Menggunakan Instagram Stories Untuk Bisnis?

Dalam waktu kurang dari enam bulan, Instagram Stories memiliki 150 juta pengguna aktif harian. Sedangkan Snapchat butuh waktu enam tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Bahkan, orang-orang tidak hanya menggunakan Instagram Stories untuk terhubung dengan teman-teman. Sepertiga dari Stories yang paling banyak dilihat berasal dari bisnis. Hal inilah yang mendasari mengapa Anda harus menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir 50 persen dari berbagai bisnis menggunakan Instagram dan banyak dari mereka yang menggunakan strategi pemasaran dengan Stories. Jadi tunggu apa lagi?

Cara Menggunakan Instagram Stories

Pertama-tama Anda perlu mengupdate aplikasi Instagram ke versi yang terbaru agar bisa menggunakan fitur Instagram Stories. Cara memposting foto atau video di Instagram Stories adalah:

  1. Dari layar Instagram home, gesek ke kanan atau ketuk di sudut kiri atas layar yang bergambar kamera untuk mengakses kamera Instagram Stories.
  2. Anda akan disajikan dengan layar kamera yang mencakup beberapa pilihan yaitu Live, Normal, Boomerang, dan Hands-free.
  3. Layar ini juga memasukkan pilihan untuk mengaktifkan flash atau beralih antara kamera depan dan belakang.
  4. Setelah Anda mengambil foto, video, atau Boomerang, Anda dapat menggunakan fitur edit seperti teks, stiker, lokasi, tag person, dan sebagainya untuk meningkatkan kreasi.
  5. Jika Anda tidak puas dengan hasil edit, tahan dan tarik elemen yang ingin Anda singkirkan ke ikon tempat sampah di bagian bawah layar atau tekan ikon X di pojok kiri atas untuk menghapus seluruh postingan.
  6. Jika Anda ingin menyimpannya di galeri, tekan tombol Save yang dilambangkan dengan panah ke bawah dan garis yang terletak di sudut kiri bawah.
  7. Untuk memposting hasil kreasi Anda ke Story, tekan tombol + yang dilingkari garis-garis pada sudut kiri bawah untuk mengirim konten langsung.

Cara Membuat Instagram Stories Yang Terbaik

Dalam menggunakan Instagram Stories, perlu kiat-kiat tersendiri untuk menggunakan berbagai fitur yang ada hingga menghasilkan konten yang terbaik. Beberapa kiat yang bisa dilakukan adalah buatlah konten yang otentik, memberikan nilai berharga untuk orang-orang yang melihat, menjadi lebih kreatif, merencanakan materi konten dengan matang, membuat konten secara vertikal, dan membuat hal yang berbeda dari saluran lainnya.

5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Sebuah Hashtag Bermerek

Picture Source : Google
Picture Source : Google

Chris Messina, seorang Lead Developer di Uber, disebut-sebut sebagai penemu hashtag yang pertama kali digunakan di Twitter. Awalnya fitur ini ditujukan untuk mengelompokkan konten berdasarkan pada suatu subjek tertentu. Saat ini, hashtag telah diadopsi ke seluruh platform social media dan telah menancap kuat ke dalam budaya kita. Sejak pertama kali diimplementasikan, hashtag telah menjadi populer karena peristiwa atau ide dapat menjadi terkait satu sama lain.

Salah satu pionir yang sukses mengadopsi fitur hashtag adalah acara besar tahunan South by Southwest (SXSW). Pada tahun 2007, pengguna Twitter bisa mengetik di #SXSW dan melihat apa saja rundown acara di konferensi tahunan yang diselenggarakan di Austin, Texas tersebut. Salah satu hal terpenting mengenai hashtag adalah fitur ini dibuat oleh user, bukan oleh suatu agen pemasaran yang digunakan oleh Twitter, bukan sebuah merek, dan bukan pula sebuah platform sosial. Mungkin itu sebabnya banyak pemasar masih sering kebingungan bagaimana caranya untuk membuat suatu hashtag bermerek yang bisa menjadi viral.

Hingga saat ini, belum ada studi mengenai bagaimana membuat hashtag yang sempurna, tapi selalu ada cara terbaik yang bisa diaplikasikan untuk membuat sebuah hashtag bermerek. Berikut adalah 5 hal yang harus diperhatikan saat menggunakan sebuah hashtag bermerek :

Continue reading 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Sebuah Hashtag Bermerek