Anda tentu senang dengan peluncuran produk baru yang akan mengubah dunia dan semua orang akan mencintainya. Jadi, mari kita pastikan produk Anda tidak hanya dirilis, tetapi juga meledak di pasaran. Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan sosial media dalam mempromosikan produk pre-launch.
- Membuat Hashtag
Hashtag yang digunakan perusahaan Herschel mampu mendorong pengguna untuk berbagi konten mereka sendiri dan menawarkan daya tarik untuk dihubungkan dengan orang-orang yang berpikiran serupa dan suka bepergian. Akibatnya, hashtag #WellTraveled tersebut telah menarik perhatian jutaan pengguna di seluruh dunia. Ini adalah contoh yang bagus mengenai hashtag dan menghasilkan peningkatan tanpa mempromosikan produk secara langsung. Daripada mengiklankan nama brand atau produk, Herschel memilih untuk berbagi tema yang terkait dengan brand tersebut yaitu bepergian.
Anda bisa menggunakan hashtag untuk menyebarkan berita tentang produk Anda saat akan dirilis. Memilih hashtag yang relevan akan memudahkan pengguna menemukan konten terkait dengan brand dan produk Anda. Hashtag juga merupakan cara yang bagus bagi Anda untuk terus memantau dialog seputar bisnis. Anda bisa mencari hashtag yang tepat dan melihat jenis komentar serta percakapan yang dibagikan.
- Mengadakan Kontes
Ketika orang-orang diberi kesempatan untuk memenangkan sesuatu, mereka cenderung lebih bersemangat untuk peluncuran produk. Pilih hadiah yang menyenangkan (atau mungkin produk baru Anda) dan susun sebuah kontes yang mendorong orang-orang untuk menyebarkan berita. Mintalah pengguna untuk melakukan retweet, share, repost, atau memberi tag pada teman untuk berpartisipasi. Sebaiknya gunakan Instagram. Ini adalah pilihan populer untuk melakukan kontes.
- Berikan Tampilan “Behind The Scene”
Biarkan orang-orang lebih dekat dengan melihat bagaimana produk Anda dan siapa orang-orang yang ada dibalik produk tersebut. Hal ini dapat membantu pembeli potensial untuk mendekati produk dan membuat mereka bersemangat untuk peluncuran produk tersebut. Sebaiknya gunakan Snapchat atau live video untuk melakukan ini. Melalui saluran ini, Anda dapat berfokus pada keaslian dan keterlibatan yang real-time. Ini membuat Anda seperti melakukan percakapan langsung antara Anda dan audiens.
Tunjukkan bagaimana produk Anda bekerja, sampaikan proses kreatifnya, atau ajak sesi tanya jawab. Anda dapat melakukan ini dengan meminta pengguna untuk mengirimkan pertanyaan mereka selama waktu dan tanggal yang ditentukan. Ini juga menjadi sarana untuk menambahkan wajah dan suara manusia ke produk Anda yang kemudian dapat menjalin hubungan dengan audiens. Kylie Jenner adalah salah satu orang yang melakukan ini dengan baik. Ia menggunakan video Snapchat untuk mempromosikan rilis warna dari Lipstik Kylie Jenner-nya.
- Memberikan Produk Anda Untuk Mencapai Demografi Yang Berbeda
Sebagai permulaan, Perusahaan Girlfriend Collective memutuskan untuk memasarkan produk legging barunya yang berharga $100 dengan membagikannya secara gratis. Hal ini tentu saja menciptakan peningkatan dan membantu perusahaan untuk menumbuhkan audiens dengan menjangkau beberapa demografi. Girlfriend Collective juga meminta peserta untuk melakukan kampanye di sosial media. Ini membantu mendapatkan informasi dan mengirimkan jaringan yang lebih luas untuk menarik calon pelanggan. Situs utamanya menampilkan halaman yang didedikasikan untuk review sosial media dan brand tersebut sering memposting review mereka di Instagram. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memasarkan produk dibanding dengan meminta konsumen potensial untuk mencobanya sendiri. Orang-orang selalu menyukai barang gratis.
- Mengadakan Acara
Buatlah acara untuk membangun partisipasi dalam peluncuran produk Anda. Pilihlah tanggal, tempat, dan detail acara yang matang agar dapat diandalkan oleh banyak orang. Anda juga dapat mengundang audiens melalui sosial media dan menyertakan sesuatu yang diharapkan oleh mereka. Dengan begitu, Anda dapat mempromosikan produk pre-launch Anda dan saat waktunya perilisan maka produk Anda akan meledak di pasaran.
