Cara Mudah Meningkatkan Email Open Rate

Anda mungkin menghabiskan banyak waktu untuk mengejar lead dalam mencari pelanggan potensial. Ketika Anda telah mengidentifikasi seseorang yang menjanjikan, Anda tentu ingin mempertahankannya. Ini berarti, Anda perlu menyusun strategi konversi untuk membimbing pelanggan menuju pembelian, dan email adalah cara yang baik untuk berhubungan dengan pelanggan. Pikirkan mengenai hal ini:

  • Jika seseorang mendaftar untuk menerima email langsung dari bisnis Anda, mereka setidaknya agak tertarik dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Jika seseorang membuka email yang dikirim, mereka mungkin setidaknya mempertimbangkan pembelian.
  • Jika seseorang membuka, membaca, dan kemudian mengambil tindakan tambahan dari email yang dikirim, Anda benar-benar semakin dekat dengan penjualan.

Mendapatkan penerima yang mampu membuka email sesering mungkin merupakan rintangan besar. Untuk itu, Anda perlu mengetahui email open rate dari bisnis Anda. Email open rate adalah ukuran utama yang digunakan oleh pemasar sebagai indikasi berapa banyak orang yang melakukan “view” atau “open” untuk email yang telah mereka kirimkan. Berikut adalah tips dan trik untuk meningkatkan email open rate dan tingkat konversi Anda.

Buat Baris Subjek Yang Terbaik

Orang-orang tidak mungkin membuka email pertama Anda dengan keraguan. Jika mereka tidak tertarik dengan baris subjeknya, mereka tidak akan membuka email dan mempelajarinya lebih lanjut. Anda perlu menghabiskan waktu banyak untuk membuat baris subjek yang menarik perhatian. Buatlah baris subjek yang relatif singkat namun deskriptif. Setidaknya berisi sekitar tujuh sampai sepuluh kata.

Anda dapat membuat subjek dengan menyajikan masalah dan menyatakan bahwa produk atau jasa Anda bisa mengatasinya. Jangan menjelaskan terlalu banyak dan simpan rincian tentang solusinya dalam isi dari email Anda. Sertakan informasi yang tidak bertele-tele dalam baris subjek untuk menarik perhatian pembaca dan buat mereka penasaran dengan kelanjutan informasinya.

Libatkan Pembaca Dengan Cepat Melalui Isi Email

Mulai email pemasaran Anda dengan apa yang disebut lead kedua. Seperti namanya, ini adalah pernyataan deklaratif yang memberitahu pembaca tentang apa inti dari email Anda. Pastikan lead kedua ini berisi informasi baru dan berbeda dari baris subjek tadi. Masuklah lebih rinci tentang solusi yang Anda berikan atau apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari pesaing.

Gunakan “Information Gap”

Pelanggan potensial Anda tentu memiliki masalah. Dari sini, produk atau jasa Anda menyediakan solusi untuk masalah tersebut. Apakah ini berarti Anda harus memberi informasi detail mengenai bagaimana produk atau jasa Anda memcahkan masalah tersebut? Tentu tidak. Anda hanya perlu memberikan informasi yang cukup untuk menarik minat pembaca tetapi tidak untuk memberi mereka seluruh gambarannya. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan “information gap” melalui call to action di bagian bawah email dan lihat ketertarikan dari pelanggan Anda.

Mengatur Jadwal Pengiriman

Mengatur jadwal pengiriman email tentu menjadi hal penting untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Ketika seseorang mendaftar untuk salah satu e-newsletter, atur agar pengguna baru menerima email otomatis segera setelah mereka mendaftar. Ini adalah email singkat dengan pesan selamat datang dan ucapan terimakasih karena mereka telah melakukan sign up.

Anda dapat mengirimkan buletin seminggu sekali. Sajikan konten kepada pelanggan dengan banyak pilihan. Ini akan menyesuaikan pengalaman mereka dengan kebutuhan unik mereka. Pastikan setiap pelanggan dapat dengan mudah menemukan apa yang mereka mau.

Email adalah salah satu jenis pemasaran yang paling efektif. Masalahnya adalah cara untuk meyakinkan orang-orang agar mendaftarkannya pertama kali. Untuk itu, gunakan bahasa yang baik, pesan yang terkendali, dan jadwal pengiriman yang fleksibel. Selanjutnya, Anda akan melihat peningkatan besar dalam email open rate Anda.