Begini Cara Menggunakan Informasi Visual Dalam Desain Web

desain web

Saat ini, ada banyak sekali tools yang tersedia yang bisa digunakan untuk mendesain website menjadi lebih menarik. Membuat desain website bisa dimulai dari awal ketika kamu mengembangkan website tersebut. Pada artikel ini, kami akan mencoba menjelaskan konsep dasar desain website berbasis psikologi dibalik dari beberapa tools yang ada (mulai dari CSS paling dasar hingga tema premium)

Mari kita lihat bagaimana pikiran dan tubuh manusia bekerja untuk memproses informasi visual untuk desain website.

Prinsip dari Persepsi Kelompok

Menurut teori Gestalt, bahwa keseluruhan berbeda dari jumlah bagian-bagiannya. Ini bukan tentang teori, tapi fakta yang sebenarnya tentang mengorganisir kelompok visual.

Berikut ini adalah bebrapa hukum dan penggunaan prinsip-prinsip yang akan memberikan ide untuk mendesain webmu berikutnya.

Hukum kesamaan

Prinsip pertama menyatakan bahwa benda-benda yang mirip dianggap satu kelompok. Kesamaan mungkin didasarkan dari bentuk, warna, shading, atau kualitas lainnya. Prinsip ini adalah dasar dari pola desain logo geometris dan minimalis.

  • Hukum pendekatan

Menurut hukum ini, pendekatan antar satu sama lain dianggap dari kelompok yang sama. Prinsip ini telah digunakan sebagian besar web ketika mereka bekerja dengan konten loop, misalnya di blog dan WebShop. Dikutip dari Wikipedia tentang hukum kesamaan dan kedekatan bahwa “Hukum kesamaan dan kedekatan dapat sama, misalnya penempatan tombol radio, tombol ini juga dapat digunakan dalam perancangan komputer dan perangkat lunak supaya manusia lebih intuitif, contohnya dalam desain dan tata letak shortcut desktop di baris dan kolom.”

  • Hukum Bentuk

Hukum ini juga dikenal sebagai Hukum Pragnanz, hukum ini menyatakan bahwa kelompok cenderung membentuk pola yang sederhana, teratur dan sesuai aturan. Cobalah untuk menciptakan sebuah web dengan bentuk blok konten yang kompleks namun tetap dalam aturan dan mengelompokkannya dengan cara yang menarik.

Teori warna, persepsi, dan kegunaan

Penglihatan warna dan persepsi warna biasanya didasarkan pada bagaimana reaksi otak pengunjung terhadap gelombang cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda berwarna atau bentuk.

Sifat warna

Terdapat tiga sifat objektif warna yaitu; hue, value dan intensity.

Hue adalah nama warna dasar pada pelangi, ada merah, orange, kuning, hijau, biru, dan ungu. Warna-warna primer adalah kuning, biru dan merah, sedangkan orange, hijau dan ungu adalah warna sekunder. Adapun warna tersier yang merupakan campuran dari dua warna primer dan sekunder.

Value disini maksudnya adalah penilaian terhadap warna gelap dan warna terang, dimana warna terang bernilai tinggi sedangkan warna gelap bernilai rendah.

Intensity mengacu pada kecerahan dan keredupan warna. Dimana warna dengan hue dan value yang sama masih bisa diredupkan atau dicerahkan dengan cara mengubah intensity yang akan menciptakan hasil warna yang berbeda.

Intensity warna tertinggi adalah warna-warna pelangi, sedangkan yang terendah adalah warna abu-abu.

Kontras warna

Kontras ini mengacu pada hukum kesamaan, dimana pemikiran atas benda-benda kecil yang dilihat berdasarkan kemiripan warna.

Jika kamu memiliki palet warna untuk website, terutama jika kamu menggunakan pendekatan minimalis atau ketika merancang area konten yang berisi banyak teks, misalnya blog atau iklan, maka kamu harus memikirkan kontras warna yang mungkin dapat membantu untuk menemukan nilai-nilai yang tepat untuk hasil terbaik.

Disini kita akan membahas 3 kontras warna, antara lain:

  • Kontras dari Hue

Kuning, merah dan biru merupakan warna yang mempunyai intensitas yang tinggi sehingga memperjelas perbedaan warna tersebut. Warna sekunder membuat perbedaan warna kurang tajam, begitu pula warna-warna tersier yang tidak bisa menghasilkan perbedaan yang tajam seperti warna primer.

  • Kontras komplementer

Dua warna dengan kontras yang komplementer bila dicampur akan menghasilkan warna abu-abu netral, ini bisa juga disebut pasangan yang aneh. Jika kedua warna tersebut didekatkan akan meningkatkan kejelasan dan intensitas warna masing-maisng, akan tetapi jika kedua warna dicampur akan menghasilkan warna kurang baik. Setiap warna mempunyai satu warna pelengkap yang akan meningkatkan kejelasan yang bagus satu sama lain.

  • Kontras gelap dan terang

Jika kamu ingin mencoba membuat situs dengan satu warna, kamu bisa menggunakan nilai yang berbeda dari hue yang sama, hasilnya tidak kalah mengagumkan. Cara ini biasanya digunakan untuk desain web minimalis. Kamu juga bisa menghasilkan desain yang baik dengan memanfaatkan perbedaan gelap dan terang. Ini bisa menjadi pilihan untuk digunakan dalam tema website, dan cara ini juga digunakan untuk desain grayscale.

Kesimpulan

Ketika kamu ingin memulai membuat tema baru atau memodifikasi yang sudah ada, cobalah untuk mengatur konten dan selalu ingat untuk mempertimbangkan aturan warna saat merancang desain warna dan bentuk akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *