Snapchat Vs Instagram Stories: Mana Saluran Terbaik Untuk Bisnis Anda?

instagram-stories-vs-snapchat-which-will-your-practice-choose-1024x537

Pada tahun 2016, Instagram mulai meluncurkan fitur baru yakni Instagram Stories. Fitur ini memiliki kesamaan dengan Snapchat yaitu menyediakan konten yang dapat hilang dalam kurun waktu 24 jam. Ketika sampai pada Snapchat vs Instagram Stories, mana yang terbaik untuk bisnis Anda? Dalam postingan ini kami akan menyoroti kesamaan dan perbedaan dari dua platform ini sehingga Anda dapat mengasah saluran yang paling masuk akal untuk bisnis Anda.

Snapchat Vs Instagram Stories: Statistik

Bergantung pada target audiens, keduanya bisa sesuai untuk bisnis Anda. Jadi mari luangkan waktu sejenak untuk memecah statistik penting untuk kedua saluran.

Statistik Penggunaan

Jumlah tidak pernah berbohong: Instagram dan Snapchat adalah dua saluran sosial media terpopuler saat ini. Snapchat misalnya, menawarkan 100 juta pengguna harian aktif dan lebih dari setengahnya (54 persen) masuk ke aplikasi tersebut setiap hari. Snapchatters juga sangat terlibat dengan mengirimkan lebih dari 400 juta Snaps setiap hari, atau 8.796 foto per detik. Sponsored Lens dari Snapchat dapat menjangkau hingga 16 juta pengguna, sedangkan sekitar 40 sampai 60 persen Snapchatters harian akan melihat Sponsored Geofilter.

Di sisi lain, Instagram menawarkan lima kali jumlah pengguna Snapchat: 500 juta, dengan 200 juta pengguna aktif harian di Instagram Stories. Pengguna rata-rata membagikan 95 juta postingan setiap hari. Banyak bisnis yang sudah mengetahui statistik ini dan telah benar-benar menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir setengah (48,8 persen) perusahaan menggunakan platform tersebut pada tahun 2016, dan jumlah tersebut diperkirakan mencapai dua kali lipat sepanjang tahun 2017.

Statistik Pengguna

Snapchat adalah platform baru dengan pilihan untuk generasi milenium. Menurut penelitian, Snapchat adalah platform yang paling populer untuk orang berusia 12 sampai 24 tahun. Sementara basis pengguna Instagram, tidak begitu muda. Platform ini memiliki audiens internasional yang terkunci. Platform tersebut merilis data pada tahun 2016 yang menunjukkan 80 persen penggunanya tinggal di luar AS dan itu berpotensi besar bagi sebuah bisnis untuk menargetkan audiens global. Di AS secara khusus, hampir sepertiga (31 persen) wanita Amerika dan 24 persen pria Amerika menggunakan Instagram.

Snapchat Vs Instagram Stories: Demografi

Demografi Snapchat

Seperti yang disebutkan, mayoritas pengguna Snapchat adalah generasi milenium, tapi itu mulai bergeser. Lebih dari separuh Snapchatters baru berusia di atas 25 tahun. Menurut tokoh Snapchat sendiri, pada hari tertentu, 41 persen anak berusia 18 sampai 34 tahun menggunakan aplikasi ini. Sebuah survei Harvard baru-baru ini terhadap 2.000 pengguna sosial media di AS juga menunjukkan bahwa jauh lebih banyak wanita yang menggunakan Snapchat daripada pria.

Demografi Instagram

Bagi kaum muda, Instagram adalah yang kedua setelah Snapchat. Pew Research menunjukkan bahwa 55 persen anak berusia 18 sampai 29 tahun berada di Instagram, dengan demografi terbesar berikutnya berusia 30 sampai 49 tahun.

Snapchat Vs Instagram Stories: Fitur

Banyak kesamaan pada fitur yang digunakan untuk merapikan Instagram Stories dan Snaps Anda. Pada kedua platform, Anda dapat menambahkan teks, stiker, filter, dan gambar untuk ditambahkan ke postingan Anda. Tapi ada beberapa fitur kunci yang membedakan keduanya. Salah satunya fitur mentions untuk Instagram Stories. Tidak seperti Snapchat, Anda bisa “menyebutkan” profil teman atau followers dalam Stories Anda. Anda juga dapat menambahkan tautan ke situs web atau landing page yang dapat diklik audiens setelah mengetuk tab “See More” di bagian bawah layar. Snapchat juga memiliki pilihan penyesuaian saat menghadapi pemetaan wajah dan filter gerak.

Snapchat Vs Instagram Stories: Iklan

Kedua saluran menawarkan kesempatan untuk menjalankan iklan dan menargetkan audiens tertentu. Jadi, apa perbedaan nyata dalam hal iklan pada Snapchat Vs Instagram Stories? Semuanya ada dalam eksekusi. Saat menggunakan iklan di Instagram Stories, sebuah bisnis dapat memanfaatkan iklan layar penuh dan mendalam. Untuk mengasah jangkauan mereka, pemasar dapat menggunakan Power Editor atau Pengelola Iklan untuk menargetkan audiens tertentu dan mengontrol seberapa sering pengguna melihat iklan mereka. Ada beragam pilihan dalam iklan Snapchat. Ada Snap Ads yang memberi audiens info lebih banyak jika mereka menggeseknya. Ada juga Sponsored Lenses dan Geofilters yang semakin meningkatkan kualitas iklan Anda.

 

Cara Menggunakan Sosial Media Untuk Mempromosikan Produk Pre-Launch

social-media-marketing

Anda tentu senang dengan peluncuran produk baru yang akan mengubah dunia dan semua orang akan mencintainya. Jadi, mari kita pastikan produk Anda tidak hanya dirilis, tetapi juga meledak di pasaran. Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan sosial media dalam mempromosikan produk pre-launch.

  1. Membuat Hashtag

Hashtag yang digunakan perusahaan Herschel mampu mendorong pengguna untuk berbagi konten mereka sendiri dan menawarkan daya tarik untuk dihubungkan dengan orang-orang yang berpikiran serupa dan suka bepergian. Akibatnya, hashtag #WellTraveled tersebut telah menarik perhatian jutaan pengguna di seluruh dunia. Ini adalah contoh yang bagus mengenai hashtag dan menghasilkan peningkatan tanpa mempromosikan produk secara langsung. Daripada mengiklankan nama brand atau produk, Herschel memilih untuk berbagi tema yang terkait dengan brand tersebut yaitu bepergian.

Anda bisa menggunakan hashtag untuk menyebarkan berita tentang produk Anda saat akan dirilis. Memilih hashtag yang relevan akan memudahkan pengguna menemukan konten terkait dengan brand dan produk Anda. Hashtag juga merupakan cara yang bagus bagi Anda untuk terus memantau dialog seputar bisnis. Anda bisa mencari hashtag yang tepat dan melihat jenis komentar serta percakapan yang dibagikan.

  1. Mengadakan Kontes

Ketika orang-orang diberi kesempatan untuk memenangkan sesuatu, mereka cenderung lebih bersemangat untuk peluncuran produk. Pilih hadiah yang menyenangkan (atau mungkin produk baru Anda) dan susun sebuah kontes yang mendorong orang-orang untuk menyebarkan berita. Mintalah pengguna untuk melakukan retweet, share, repost, atau memberi tag pada teman untuk berpartisipasi. Sebaiknya gunakan Instagram. Ini adalah pilihan populer untuk melakukan kontes.

  1. Berikan Tampilan “Behind The Scene”

Biarkan orang-orang lebih dekat dengan melihat bagaimana produk Anda dan siapa orang-orang yang ada dibalik produk tersebut. Hal ini dapat membantu pembeli potensial untuk mendekati produk dan membuat mereka bersemangat untuk peluncuran produk tersebut. Sebaiknya gunakan Snapchat atau live video untuk melakukan ini. Melalui saluran ini, Anda dapat berfokus pada keaslian dan keterlibatan yang real-time. Ini membuat Anda seperti melakukan percakapan langsung antara Anda dan audiens.

 Tunjukkan bagaimana produk Anda bekerja, sampaikan proses kreatifnya, atau ajak sesi tanya jawab. Anda dapat melakukan ini dengan meminta pengguna untuk mengirimkan pertanyaan mereka selama waktu dan tanggal yang ditentukan. Ini juga menjadi sarana untuk menambahkan wajah dan suara manusia ke produk Anda yang kemudian dapat menjalin hubungan dengan audiens. Kylie Jenner adalah salah satu orang yang melakukan ini dengan baik. Ia menggunakan video Snapchat untuk mempromosikan rilis warna dari Lipstik Kylie Jenner-nya.

  1. Memberikan Produk Anda Untuk Mencapai Demografi Yang Berbeda

Sebagai permulaan, Perusahaan Girlfriend Collective memutuskan untuk memasarkan produk legging barunya yang berharga $100 dengan membagikannya secara gratis. Hal ini tentu saja menciptakan peningkatan dan membantu perusahaan untuk menumbuhkan audiens dengan menjangkau beberapa demografi. Girlfriend Collective juga meminta peserta untuk melakukan kampanye di sosial media. Ini membantu mendapatkan informasi dan mengirimkan jaringan yang lebih luas untuk menarik calon pelanggan. Situs utamanya menampilkan halaman yang didedikasikan untuk review sosial media dan brand tersebut sering memposting review mereka di Instagram. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memasarkan produk dibanding dengan meminta konsumen potensial untuk mencobanya sendiri. Orang-orang selalu menyukai barang gratis.

  1. Mengadakan Acara

Buatlah acara untuk membangun partisipasi dalam peluncuran produk Anda. Pilihlah tanggal, tempat, dan detail acara yang matang agar dapat diandalkan oleh banyak orang. Anda juga dapat mengundang audiens melalui sosial media dan menyertakan sesuatu yang diharapkan oleh mereka. Dengan begitu, Anda dapat mempromosikan produk pre-launch Anda dan saat waktunya perilisan maka produk Anda akan meledak di pasaran.

Layanan Pelanggan MedSoc Ubah Tampilan Bisnis

Social Media concept with person holding a smartphone

Media sosial mengubah budaya secara drastis. Lebih mudah untuk berbagi informasi, menerbitkan gagasan, dan menciptakan “merk pribadi.” Bisnis juga merasakan dampaknya. Media sosial telah memperkenalkan saluran pemasaran baru, mempengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen, dan mengubah komunikasi antara bisnis dan pelanggan mereka.

90% orang berusia 18-29 menggunakan media sosial dan sepertiga milenium mengatakan mereka lebih suka menghubungi perusahaan melalui media sosial.

Continue reading Layanan Pelanggan MedSoc Ubah Tampilan Bisnis

Snapchat Analytics: Cara Mengukur Kinerja Bisnis Anda

AprilFools_blog-2

Snapchat menjadi sosial media yang sangat populer di kalangan generasi muda. Bahkan, Snapchat digunakan oleh 41 persen dari semua generasi muda umur 18 sampai 34 tahun di Amerika Serikat. Data menyebutkan bahwa Snapchat menjadi platform sosial media yang paling cepat berkembang. Hal ini bisa dipastikan bahwa Snapchat mampu menyajikan potensi pemasaran yang besar untuk berbagai bisnis. Seperti halnya platform pemasaran lain, Anda juga harus memahami dan membuktikan efektivitas penggunaan Snapchat. Untuk itu Anda perlu menggunakan Snapchat Analytics untuk mengukur kinerja bisnis Anda.

Mengapa Snapchat Analytics Sangat penting?

Bagi para pemasar, mengetahui dengan persis kinerja bisnis di sosial media adalah hal penting. Hal yang sama juga berlaku untuk pemasaran di Snapchat. Dengan menggunakan Snapchat Analytics, Anda dan tim dapat membuktikan ROI (Return On Investment) atau laba yang Anda peroleh.

Manfaat Menggunakan Metrik Snapchat

  • Mendapatkan informasi tentang audiens Anda
  • Melihat konten apa yang bekerja terbaik dengan audiens Anda
  • Mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar
  • Membuka strategi keterlibatan

5 Snapchat Analytics Yang Penting

  1. Views Unik

Bagi setiap pemasar sosial media, mengetahui berapa banyak orang yang terlibat dengan konten Anda adalah informasi penting. Pada Snapchat, hal ini bisa diketahui melalui “unique views”. Total views unik mengacu pada jumlah orang yang telah membuka video atau gambar pertama dan melihat setidaknya selama satu detik. Snapchat hanya menghitung sekali untuk setiap penonton (terlepas dari berapa banyak waktu untuk menonton Snap atau Story mereka). Hal ini menyajikan metrik yang akurat untuk berapa banyak penonton pada setiap foto atau video.

  1. Screenshots

Pada platform lain seperti Twitter dan Facebook, keterlibatan sering dilacak melalui likes, komentar, atau reaksi lainnya. Pada Snapchat, keterlibatan dapat dilacak melalui screenshot (menunjukkan berapa banyak orang mengambil screenshot dari Snap). Screenshot juga dapat mendorong keterlibatan dan berguna mengukur keberhasilan dari promosi atau kode kupon dari screenshot.

  1. Tingkat Penyelesaian

Sama seperti tingkat bouncing pada website, tingkat penyelesaian mengukur berapa banyak audiens yang menyaksikan Story Anda hingga selesai.  Dengan metrik ini, Anda dapat dengan cepat membedakan mana konten yang menarik bagi audiens dan tidak. Cara menghitung tingkat penyelesaian Story Anda yaitu membagi jumlah tampilan akhir dengan penayangan pertama.

  1. Tingkat Fall-off

Terkait dengan tingkat penyelesaian, tingkat fall-off dapat memberi Anda informasi tentang kekuatan keterlibatan Story. Caranya dengan mengungkapkan dimana persisnya followers Anda berhenti menonton Story.

  1. Metrik On-Demand Geofilter

Geofilter bisa dibilang adalah salah satu fitur paling keren di Snapchat. Geofilter memungkinkan Anda untuk menambahkan gambar, ilustrasi, maupun branding untuk Snap. Metrik ini menjadi cara yang kuat untuk mendorong keterlibatan penggemar dalam sebuah produk atau peristiwa.

Alat Snapchat Analytics

  1. Snaplytics

Diluncurkan pada tahun 2015, berbasis di Kopenhagen. Snaplytics telah memposisikan dirinya sebagai satu-satunya perangkat lunak untuk layanan (Saas) dalam pemantauan Snapchat. Metrik kunci yang ditawarkan dalam Snaplytics meliputi views, open rates, jumlah rata-rata screenshot per Story, dan tingkat penyelesaian.

  1. Delmondo

New York Delmondo adalah alat Snapchat lainnya untuk memudahkan analisis Anda. Alat ini sudah digunakan untuk merek-merek besar seperti McDonald dan Spotify. Metrik Delmondo ini memiliki pengumpulan data harian yang otomatis dan pelaporan jangka panjang. Fitur utama yang ditawarkan oleh Delmondo meliputi:

  • Metrik Dasar: termasuk unique views, tayangan, tingkat penyelesaian, dan tingkat screenshot
  • Informasi Audiens: memberikan informasi rinci tentang siapa saja yang menonton konten Anda
  • Perbandingan Saluran: menyediakan data perbandingan saluran untuk menunjukkan bagaimana Story Snapchat Anda berpengaruh dengan konten Anda di Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube

Panduan Lengkap Menggunakan Instagram Stories

06-08-instagram-stories-620x316

Snapchat lebih dulu merintis konten yang bisa menghilang selama 24 jam, tetapi Instagram juga tak ingin ketinggalan. Diluncurkan pada 2 Agustus 2016 lalu, Instagram Stories adalah jawaban Instagram untuk Snapchat. Berikut kami akan membahas mengenai Instagram Stories secara lengkap untuk Anda.

Apa Itu Instagram Stories?

Instagram Stories adalah aplikasi untuk berbagi foto dan video yang bisa menghilang dalam waktu 24 jam. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video dalam format slideshow. Diluncurkannya aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengguna berbagi konten secara real time. Di dalamnya juga terdapat berbagai fitur untuk memperindah foto dan video sesuai dengan yang diinginkan. Ada fitur teks, gambar, stiker, location, hingga tag person.

Satu hal mendasar yang membedakan Instagram Stories dengan Snapchat adalah kemudahannya untuk ditemukan. Anda bisa melihat Stories yang diposting oleh akun yang Anda follow secara langsung. Selain itu, menemukan akun baru cukup mudah melalui perangkat pencarian yang ada. Terlebih lagi, Instagram membuatnya mudah untuk terlibat dengan Stories dari orang-orang yang sudah Anda follow melalui algoritma. Algoritma memutuskan untuk mengurutkan Stories yang muncul di bar atas feed berdasarkan orang-orang yang sering terlibat dengan Anda di Instagram dan Facebook.

Mengapa Anda Harus Menggunakan Instagram Stories Untuk Bisnis?

Dalam waktu kurang dari enam bulan, Instagram Stories memiliki 150 juta pengguna aktif harian. Sedangkan Snapchat butuh waktu enam tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Bahkan, orang-orang tidak hanya menggunakan Instagram Stories untuk terhubung dengan teman-teman. Sepertiga dari Stories yang paling banyak dilihat berasal dari bisnis. Hal inilah yang mendasari mengapa Anda harus menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir 50 persen dari berbagai bisnis menggunakan Instagram dan banyak dari mereka yang menggunakan strategi pemasaran dengan Stories. Jadi tunggu apa lagi?

Cara Menggunakan Instagram Stories

Pertama-tama Anda perlu mengupdate aplikasi Instagram ke versi yang terbaru agar bisa menggunakan fitur Instagram Stories. Cara memposting foto atau video di Instagram Stories adalah:

  1. Dari layar Instagram home, gesek ke kanan atau ketuk di sudut kiri atas layar yang bergambar kamera untuk mengakses kamera Instagram Stories.
  2. Anda akan disajikan dengan layar kamera yang mencakup beberapa pilihan yaitu Live, Normal, Boomerang, dan Hands-free.
  3. Layar ini juga memasukkan pilihan untuk mengaktifkan flash atau beralih antara kamera depan dan belakang.
  4. Setelah Anda mengambil foto, video, atau Boomerang, Anda dapat menggunakan fitur edit seperti teks, stiker, lokasi, tag person, dan sebagainya untuk meningkatkan kreasi.
  5. Jika Anda tidak puas dengan hasil edit, tahan dan tarik elemen yang ingin Anda singkirkan ke ikon tempat sampah di bagian bawah layar atau tekan ikon X di pojok kiri atas untuk menghapus seluruh postingan.
  6. Jika Anda ingin menyimpannya di galeri, tekan tombol Save yang dilambangkan dengan panah ke bawah dan garis yang terletak di sudut kiri bawah.
  7. Untuk memposting hasil kreasi Anda ke Story, tekan tombol + yang dilingkari garis-garis pada sudut kiri bawah untuk mengirim konten langsung.

Cara Membuat Instagram Stories Yang Terbaik

Dalam menggunakan Instagram Stories, perlu kiat-kiat tersendiri untuk menggunakan berbagai fitur yang ada hingga menghasilkan konten yang terbaik. Beberapa kiat yang bisa dilakukan adalah buatlah konten yang otentik, memberikan nilai berharga untuk orang-orang yang melihat, menjadi lebih kreatif, merencanakan materi konten dengan matang, membuat konten secara vertikal, dan membuat hal yang berbeda dari saluran lainnya.

Cara agar Video Bisa Meningkatkan Traffic Blog Anda

a

Kita semua tahu bahwa ” gambar bernilai seribu makna”. Namun, konten video adalah cara yang Anda perlu fokuskan untuk bisnis.

Gambar pada waktu lalu digunakan untuk memiliki dampak terhadap sasaran (sama halnya dengan feed berita lama Facebook). Saat ini pemasar menyadari kenyataan bahwa satu menit video bernilai 1,8 juta makna. Bahkan, video lebih kuat daripada kata-kata tertulis. Seorang eksekutif dari Facebook telah memprediksi platform sosial akan semuanya berbentuk video dalam lima tahun.

Continue reading Cara agar Video Bisa Meningkatkan Traffic Blog Anda

Stand Out: Mengapa Anda Perlu Melokalisasi Website Anda (Dan Bagaimana Caranya)

1

Jika Anda telah membaca tentang strategi pemasaran digital akhir-akhir ini, maka Anda mungkin pernah mendengar tentang lokalisasi website.

Tetapi jika Anda berpikir itu hanya berlaku bagi perusahaan multinasional besar atau perusahaan dengan unit produksi di luar negeri, cobalah pikir kembali.

Continue reading Stand Out: Mengapa Anda Perlu Melokalisasi Website Anda (Dan Bagaimana Caranya)

4 Pemasaran Online Yang Menjadi Tren

Pemasaran online adalah jalan utama bagi sebagian besar bisnis untuk membuat pesan mereka tersebar di seluruh dunia. Statistik pada tahun 2016 menunjukkan bahwa belanja melalui iklan digital telah melampaui belanja melalui iklan TV yang merupakan tonggak utama dalam periklanan di tahun-tahun lalu. Dalam rangka membuat usaha tetap di atas permainan, maka para pengusaha harus menyadari tren terbaru dalam pemasaran online. Mereka harus tahu apa yang perlu dilakukan agar tetap berada di depan persaingan. Artikel ini akan menunjukkan kepada Anda beberapa tren pemasaran online yang dapat Anda manfaatkan tahun ini.

  1. Facebook Ads

Beriklan di Facebook dapat mendatangkan $16 miliar pendapatan setiap tahun dan ini telah jauh melampaui Twitter yang merupakan jaringan sosial media terbesar kedua. Apa yang membuat Facebook menjadi begitu besar adalah bahwa mereka mampu menempatkan pesan Anda di depan audiens yang diinginkan. Facebook memiliki jangkauan iklan dimana platform lain tidak dapat melakukannya dan pesan yang disampaikan menuju kepada banyak orang yang tepat.

Data statistik tidak dapat berbohong. Facebook telah mengambil seperlima dari total waktu dalam menggunakan internet. Jika Facebook adalah tempat dimana kebanyakan orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka, maka tak perlu ragu untuk menjalankan bisnis Anda di sana. Bahkan, dengan adanya Instagram yang diakuisisi, maka jangkauan Facebook semakin bertumbuh.

  1. Video Iklan

Video iklan digunakan untuk menjadi bentuk sekunder dari iklan. Mereka telah berevolusi menjadi bentuk utama dari iklan karena revolusi mobile. Sekarang ini, kebanyakan orang melakukan browsing di perangkat mobile seperti ponsel. Inilah alasan mengapa mereka tidak punya waktu untuk membaca banyak konten yang ditulis. Sebuah video akan mengatakan 10.000 kata hanya dalam 30 detik yang memungkinkan Anda mendapat pesan dalam waktu yang terbatas. Kini banyak platform yang memprioritaskan iklan dalam bentuk video termasuk YouTube dan Facebook. Ada sejumlah besar perusahaan yang mengalami banyak keberhasilan dengan membuat iklan dalam bentuk video.

  1. Penargetan Audiens

Opsi penargetan audiens oleh Facebook adalah cara pemasaran paling maju saat ini. Tetapi, menggunakan pemasaran berulang-ulang dalam iklan di pencarian membuat Google juga bersaing untuk membantu para pengiklan. Para pengiklan tidak peduli bagaimana kinerja dalam penargetan audiens, mereka hanya perlu memastikan bahwa pendapatan mereka dapat meningkat dari pembelanjaan yang dilakukan pelanggan. Ini sebabnya Google dan Facebook berinvestasi begitu banyak dalam membantu pengiklan mencapai target audiens mereka.

  1. Konsentrasi Penuh

Pemasar harus datang dengan strategi pemasaran digital yang lengkap dan memperhitungkan seluruh saluran pemasaran jika mereka menutup semua platform yang tersedia. Orang-orang harus memperhitungkan dari sisi pencarian, sisi sosial, dan situs mereka sendiri dengan strategi pemasaran digital yang bekerja. Sosial media dan video menjadi bagian besar dalam pemasaran digital. Untuk itu, para pemasar perlu berkonsentrasi penuh dalam meningkatkan pemasaran di dalamnya.

Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Hal yang terpenting dari semua ini adalah fakta bahwa perubahan tampaknya terjadi semakin cepat. Sebelumnya, perubahan terjadi dari tahun ke tahun dan kita bisa melihat tren apa di dalamnya. Sedangkan sekarang ini, perubahan bergerak cepat dari bulan ke bulan sehingga Anda perlu menyadari apa yang terjadi dalam industri yang lebih luas. Jadi apa artinya ini semua bagi Anda? jika Anda belum melakukan strategi pemasaran digital yang komprehensif, maka Anda berada di belakang persaingan dan Anda harus mengubahnya. Mulailah berpikir tentang pergaulan dari target audiens Anda dan bagaimana menjangkau mereka. Selanjutnya, tentukan dimana Anda akan melakukan pemasaran digital.

Bagaimana Meluncurkan and Mengembangkan Saluran YouTube Dalam 14 Hari

1

YouTube mencapai lebih 18 sampai 34 dan 18—49 tahun daripada jaringan kabel di AS dan menghasilkan 4 miliar penonton harian. Yang membuat jaringan no-brainer saat memilih platform untuk memasarkan video bisnis Anda.

Continue reading Bagaimana Meluncurkan and Mengembangkan Saluran YouTube Dalam 14 Hari

Cara Menjadwalkan Postingan Di Instagram

Bagi Anda yang sibuk namun harus menjalankan sosial media dengan baik, maka memposting konten di Instagram bisa menjadi hal yang rumit. Anda harus melakukan banyak pekerjaan dengan memperhatikan keterlibatan dan analisis untuk konten yang diposting. Hal ini tentu membingungkan, dengan demikian Anda perlu menemukan waktu yang optimal untuk membuat mereka berjalan dengan lancar.

Seperti penjadwalan postingan di jejaring sosial lainnya, Anda juga bisa melakukan penjadwalan postingan di Instagram. Sebagai permulaan, penjadwalan memungkinkan Anda memilih waktu yang optimal untuk memposting di saat audiens Anda sedang aktif berselancar di dunia maya. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk mempertahankan Instagram Anda tetap aktif bahkan ketika Anda jauh dari komputer maupun perangkat mobile. Selain itu, menjadwalkan postingan di Instagram akan menghemat waktu Anda dan bisa digunakan untuk berfokus pada hal-hal lain yang lebih penting.

Cara Menjadwalkan Postingan Instagram Dalam Tiga Langkah

Hal ini tidak mungkin untuk melakukan penjadwalan postingan dari dalam aplikasi Instagram sendiri. Untuk itu Anda harus menggunakan alat manajemen sosial media misalnya Hootsuite. Berikut adalah tiga langkahnya:

  1. Tambahkan Instagram Ke Platform Manajemen Sosial Media Anda

Sebelum Anda mulai memposting, Anda perlu menambahkan akun Instagram Anda ke dashboard Hootsuite. Berikut adalah cara untuk melakukannya:

  • Klik Profil Icon di menu dan kemudian klik ‘Add a Social Network’. Tambahkan jaringan sosial media untuk penjadwalan postingan di Instagram.
  • Pada jendela pop-up, pilih Instagram dan tekan Connect to Instagram. Masukkan kredensial Anda dan mengotorisasi Hootsuite untuk mengakses akun Anda.
  • Pilih Tab yang Anda inginkan dan pilih Add Stream. Selanjutnya, pilih Instagram dari daftar jaringan sosial yang terhubung dan pilih profil Instagram Anda.

Perlu diketahui bahwa untuk menjadwalkan postingan menggunakan Hootsuite, maka Anda harus memiliki aplikasi Instagram dan aplikasi Hootsuite yang terbaru. Anda dapat mendownload secara gratis baik di iTunes App Store maupun Google Play Store.

  1. Menulis Dan Jadwalkan Postingan Anda

Melalui Instagram yang sudah diintegrasikan ke dalam dashboard Hootsuite, Anda sekarang siap untuk mulai menulis postingan di Instagram. Cukup ikuti langkah berikut:

  • Klik pada Compose Message
  • Tambahkan caption Instagram (dapat menggunakan hashtags dan emoji)
  • Melampirkan foto atau video
  • Pada kalender, pilih hari dan waktu untuk jadwal postingan Anda
  • Klik Schedule
  1. Publikasikan Ke Instagram Anda

Setelah saatnya untuk memposting, Hootsuite akan mengirimkan pemberitahuan ke perangkat mobile Anda dan memberi tahu Anda bahwa sudah waktunya untuk mempublikasikan.

  • Untuk mempublikasikan, cukup tekan Notification. Anda akan diarahkan ke pos di dashboard Hootsuite Anda. Lakukanlah satu pemeriksaan terakhir dan ketika Anda siap, tekan Open In Instagram.
  • Aplikasi Instagram kemudian akan terbuka. Tambahkan gambar atau video Anda dan terapkan filter yang tersedia jika diinginkan.
  • Selanjutnya, salin teks Anda dari Hootsuite ke clipboard ponsel Anda. Kemudian tekan dan paste teks tersebut ke dalam kolom keterangan.
  • Terakhir, tekan Share untuk mempublikasikan postingan Anda. Dan selamat! Anda telah berhasil menjadwalkan postingan di Instagram menggunakan Hootsuite.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Menjadwalkan Postingan Instagram?

Melalui analisis di sosial media, Anda dapat menentukan kapan saat-saat yang tepat untuk melakukan postingan. Lakukan pengujian dalam berbagai postingan dan kemudian lihat hasilnya. Anda bisa menentukan waktu yang tepat berdasarkan tujuan postingan Anda. Apakah postingan tersebut untuk mengumpulkan Likes ataukah untuk memperbanyak Comments. Itulah saat terbaik Anda untuk melakukan postingan.