Komputasi Awan: Panduan untuk Bisnis Kecil

hand touching visual screen

Apa itu Komputasi Awan?

Komputasi awan memberi pengguna akses ke data di manapun mereka memiliki koneksi internet. Dalam iklim bisnis yang terus berubah saat ini, penting bagi pemilik bisnis kecil untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan saat mereka membutuhkannya, baik di komputer, tablet, atau ponsel mereka. Inilah kenyamanan yang disediakan oleh komputasi awan atau cloud computing.

Apa Layanan Dari Komputasi Awan?

Komputasi awan adalah istilah umum untuk berbagai jenis layanan :

  • Penyimpanan awan – menyimpan dan membackup file Anda untuk akses reguler dan untuk berbagi dan menyinkronkannya di seluruh perangkat.
  • Cadangan awan – mirip dengan penyimpanan awan, namun terutama digunakan sebagai sumber cadangan jika ada kecelakaan, serangan malware atau kehilangan data lainnya.
  • Software as a Service (SaaS) – menggunakan web untuk memberikan layanan, seperti Office 365, Google Apps, QuickBooks Online dan Salesforce.
  • Cloud hosting – memfasilitasi semua jenis layanan berbagi informasi, seperti layanan email, aplikasi hosting, sistem telepon berbasis web dan penyimpanan data.

Apa Manfaat Komputasi Awan?

Untuk usaha kecil dan menengah (UKM), manfaat komputasi awan tidak ada habisnya. Komputasi awan menghemat waktu dan uang bisnis dengan meningkatkan produktivitas, meningkatkan kolaborasi dan mempromosikan inovasi.

Bisnis dapat menggunakan komputasi awan untuk mengakses informasi di manapun dengan perangkat yang kompatibel. Alih-alih menyimpan informasi di komputer atau server di kantor Anda, komputasi awan menyimpan data di internet. Ini bekerja dengan menyediakan informasi dari hubungan berbasis web yang memberi akses kredensial bagi siapa pun dari lokasi manapun dengan koneksi internet. Komputasi awan juga menyinkronkan data untuk semua perangkat yang terhubung ke awan, membuat mereka diperbarui dengan informasi real-time.

Di lingkungan awan, pengguna dapat mengakses semua jenis file, menggunakan aplikasi seolah-olah berada di kantor, dan bahkan berkolaborasi dari jarak jauh saat mengerjakan proyek atau presentasi yang sama di perangkat mereka. Bahkan jika Anda jauh dari pekerjaan atau server kantor tidak dapat diakses, data di awan selalu up to date dan tersedia dimanapun, kapanpun.

Layanan komputasi awan dapat berkisar dari penyimpanan data hingga program fungsional, termasuk akuntansi, alat layanan pelanggan, dan hosting remote desktop.

Apa Jenis Layanan Awan yang Dapat Digunakan?

Awan publik: Layanan awan publik dibangun di atas platform eksternal yang dijalankan oleh penyedia layanan awan. Dengan layanan awan di luar lokasi ini, pengguna mendapatkan awan mereka sendiri di dalam infrastruktur bersama. Penyedia menawarkan segalanya mulai dari sumber daya sistem hingga keamanan dan pemeliharaan sistem awan Anda. Karena dikelola oleh perusahaan luar yang mengkhususkan diri pada layanan awan untuk berbagai pelanggan, sistem awan publik sangat bagus untuk organisasi yang menginginkan lebih banyak elastisitas, keefektifan biaya dan teknologi terbaru.

Awan pribadi: Layanan awan pribadi adalah platform awan yang dibangun di dalam dinding Anda sendiri pada perangkat keras dan perangkat lunak Anda sendiri. Karena awan pribadi dikelola oleh tim TI internal, ini sangat ideal untuk bisnis yang menginginkan akses eksklusif, fleksibilitas lebih dan kontrol yang lebih besar atas awan mereka. Untuk menggunakan layanan awan pribadi, organisasi membangun pusat data mereka sendiri, sehingga menjadikan opsi cloud lebih mahal.

Awan hibrida: Layanan hibrida menggunakan awan swasta dan publik. Dalam sistem awan hibrida, tim TI organisasi mengelola bagian dari awan di-rumah dan sisanya di luar lokasi. Misalnya, sistem awan hibrida sangat cocok untuk organisasi yang ingin mengelola data bisnis terkait (seperti file pelanggan) di rumah namun ingin menyimpan informasi yang kurang sensitif dengan pihak ketiga.

Apa Kelemahan Komputasi Awan?

Kelemahan komputasi awan ada dua. Pertama, menerapkan jenis teknologi baru akan memerlukan tenaga pelatihan dan membuat sistem pemecahan masalah yang kurang efektif selama dan setelah peluncuran. Anda juga harus mengatasi keragu-raguan di antara karyawan Anda, terutama mereka yang tidak terbiasa dengan teknologi cloud.

Perhatian lain tentang komputasi awan adalah risiko keamanannya. Serangan cyber berada pada titik tertinggi sepanjang masa, dan tidak ada bisnis yang aman. Pemilik bisnis dan pengambil keputusan terutama mengkhawatirkan data sensitif di awan dan kerentanan mereka terhadap pengguna yang tidak berwenang.

Snapchat Vs Instagram Stories: Mana Saluran Terbaik Untuk Bisnis Anda?

instagram-stories-vs-snapchat-which-will-your-practice-choose-1024x537

Pada tahun 2016, Instagram mulai meluncurkan fitur baru yakni Instagram Stories. Fitur ini memiliki kesamaan dengan Snapchat yaitu menyediakan konten yang dapat hilang dalam kurun waktu 24 jam. Ketika sampai pada Snapchat vs Instagram Stories, mana yang terbaik untuk bisnis Anda? Dalam postingan ini kami akan menyoroti kesamaan dan perbedaan dari dua platform ini sehingga Anda dapat mengasah saluran yang paling masuk akal untuk bisnis Anda.

Snapchat Vs Instagram Stories: Statistik

Bergantung pada target audiens, keduanya bisa sesuai untuk bisnis Anda. Jadi mari luangkan waktu sejenak untuk memecah statistik penting untuk kedua saluran.

Statistik Penggunaan

Jumlah tidak pernah berbohong: Instagram dan Snapchat adalah dua saluran sosial media terpopuler saat ini. Snapchat misalnya, menawarkan 100 juta pengguna harian aktif dan lebih dari setengahnya (54 persen) masuk ke aplikasi tersebut setiap hari. Snapchatters juga sangat terlibat dengan mengirimkan lebih dari 400 juta Snaps setiap hari, atau 8.796 foto per detik. Sponsored Lens dari Snapchat dapat menjangkau hingga 16 juta pengguna, sedangkan sekitar 40 sampai 60 persen Snapchatters harian akan melihat Sponsored Geofilter.

Di sisi lain, Instagram menawarkan lima kali jumlah pengguna Snapchat: 500 juta, dengan 200 juta pengguna aktif harian di Instagram Stories. Pengguna rata-rata membagikan 95 juta postingan setiap hari. Banyak bisnis yang sudah mengetahui statistik ini dan telah benar-benar menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir setengah (48,8 persen) perusahaan menggunakan platform tersebut pada tahun 2016, dan jumlah tersebut diperkirakan mencapai dua kali lipat sepanjang tahun 2017.

Statistik Pengguna

Snapchat adalah platform baru dengan pilihan untuk generasi milenium. Menurut penelitian, Snapchat adalah platform yang paling populer untuk orang berusia 12 sampai 24 tahun. Sementara basis pengguna Instagram, tidak begitu muda. Platform ini memiliki audiens internasional yang terkunci. Platform tersebut merilis data pada tahun 2016 yang menunjukkan 80 persen penggunanya tinggal di luar AS dan itu berpotensi besar bagi sebuah bisnis untuk menargetkan audiens global. Di AS secara khusus, hampir sepertiga (31 persen) wanita Amerika dan 24 persen pria Amerika menggunakan Instagram.

Snapchat Vs Instagram Stories: Demografi

Demografi Snapchat

Seperti yang disebutkan, mayoritas pengguna Snapchat adalah generasi milenium, tapi itu mulai bergeser. Lebih dari separuh Snapchatters baru berusia di atas 25 tahun. Menurut tokoh Snapchat sendiri, pada hari tertentu, 41 persen anak berusia 18 sampai 34 tahun menggunakan aplikasi ini. Sebuah survei Harvard baru-baru ini terhadap 2.000 pengguna sosial media di AS juga menunjukkan bahwa jauh lebih banyak wanita yang menggunakan Snapchat daripada pria.

Demografi Instagram

Bagi kaum muda, Instagram adalah yang kedua setelah Snapchat. Pew Research menunjukkan bahwa 55 persen anak berusia 18 sampai 29 tahun berada di Instagram, dengan demografi terbesar berikutnya berusia 30 sampai 49 tahun.

Snapchat Vs Instagram Stories: Fitur

Banyak kesamaan pada fitur yang digunakan untuk merapikan Instagram Stories dan Snaps Anda. Pada kedua platform, Anda dapat menambahkan teks, stiker, filter, dan gambar untuk ditambahkan ke postingan Anda. Tapi ada beberapa fitur kunci yang membedakan keduanya. Salah satunya fitur mentions untuk Instagram Stories. Tidak seperti Snapchat, Anda bisa “menyebutkan” profil teman atau followers dalam Stories Anda. Anda juga dapat menambahkan tautan ke situs web atau landing page yang dapat diklik audiens setelah mengetuk tab “See More” di bagian bawah layar. Snapchat juga memiliki pilihan penyesuaian saat menghadapi pemetaan wajah dan filter gerak.

Snapchat Vs Instagram Stories: Iklan

Kedua saluran menawarkan kesempatan untuk menjalankan iklan dan menargetkan audiens tertentu. Jadi, apa perbedaan nyata dalam hal iklan pada Snapchat Vs Instagram Stories? Semuanya ada dalam eksekusi. Saat menggunakan iklan di Instagram Stories, sebuah bisnis dapat memanfaatkan iklan layar penuh dan mendalam. Untuk mengasah jangkauan mereka, pemasar dapat menggunakan Power Editor atau Pengelola Iklan untuk menargetkan audiens tertentu dan mengontrol seberapa sering pengguna melihat iklan mereka. Ada beragam pilihan dalam iklan Snapchat. Ada Snap Ads yang memberi audiens info lebih banyak jika mereka menggeseknya. Ada juga Sponsored Lenses dan Geofilters yang semakin meningkatkan kualitas iklan Anda.

 

Cara Menggunakan Sosial Media Untuk Mempromosikan Produk Pre-Launch

social-media-marketing

Anda tentu senang dengan peluncuran produk baru yang akan mengubah dunia dan semua orang akan mencintainya. Jadi, mari kita pastikan produk Anda tidak hanya dirilis, tetapi juga meledak di pasaran. Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan sosial media dalam mempromosikan produk pre-launch.

  1. Membuat Hashtag

Hashtag yang digunakan perusahaan Herschel mampu mendorong pengguna untuk berbagi konten mereka sendiri dan menawarkan daya tarik untuk dihubungkan dengan orang-orang yang berpikiran serupa dan suka bepergian. Akibatnya, hashtag #WellTraveled tersebut telah menarik perhatian jutaan pengguna di seluruh dunia. Ini adalah contoh yang bagus mengenai hashtag dan menghasilkan peningkatan tanpa mempromosikan produk secara langsung. Daripada mengiklankan nama brand atau produk, Herschel memilih untuk berbagi tema yang terkait dengan brand tersebut yaitu bepergian.

Anda bisa menggunakan hashtag untuk menyebarkan berita tentang produk Anda saat akan dirilis. Memilih hashtag yang relevan akan memudahkan pengguna menemukan konten terkait dengan brand dan produk Anda. Hashtag juga merupakan cara yang bagus bagi Anda untuk terus memantau dialog seputar bisnis. Anda bisa mencari hashtag yang tepat dan melihat jenis komentar serta percakapan yang dibagikan.

  1. Mengadakan Kontes

Ketika orang-orang diberi kesempatan untuk memenangkan sesuatu, mereka cenderung lebih bersemangat untuk peluncuran produk. Pilih hadiah yang menyenangkan (atau mungkin produk baru Anda) dan susun sebuah kontes yang mendorong orang-orang untuk menyebarkan berita. Mintalah pengguna untuk melakukan retweet, share, repost, atau memberi tag pada teman untuk berpartisipasi. Sebaiknya gunakan Instagram. Ini adalah pilihan populer untuk melakukan kontes.

  1. Berikan Tampilan “Behind The Scene”

Biarkan orang-orang lebih dekat dengan melihat bagaimana produk Anda dan siapa orang-orang yang ada dibalik produk tersebut. Hal ini dapat membantu pembeli potensial untuk mendekati produk dan membuat mereka bersemangat untuk peluncuran produk tersebut. Sebaiknya gunakan Snapchat atau live video untuk melakukan ini. Melalui saluran ini, Anda dapat berfokus pada keaslian dan keterlibatan yang real-time. Ini membuat Anda seperti melakukan percakapan langsung antara Anda dan audiens.

 Tunjukkan bagaimana produk Anda bekerja, sampaikan proses kreatifnya, atau ajak sesi tanya jawab. Anda dapat melakukan ini dengan meminta pengguna untuk mengirimkan pertanyaan mereka selama waktu dan tanggal yang ditentukan. Ini juga menjadi sarana untuk menambahkan wajah dan suara manusia ke produk Anda yang kemudian dapat menjalin hubungan dengan audiens. Kylie Jenner adalah salah satu orang yang melakukan ini dengan baik. Ia menggunakan video Snapchat untuk mempromosikan rilis warna dari Lipstik Kylie Jenner-nya.

  1. Memberikan Produk Anda Untuk Mencapai Demografi Yang Berbeda

Sebagai permulaan, Perusahaan Girlfriend Collective memutuskan untuk memasarkan produk legging barunya yang berharga $100 dengan membagikannya secara gratis. Hal ini tentu saja menciptakan peningkatan dan membantu perusahaan untuk menumbuhkan audiens dengan menjangkau beberapa demografi. Girlfriend Collective juga meminta peserta untuk melakukan kampanye di sosial media. Ini membantu mendapatkan informasi dan mengirimkan jaringan yang lebih luas untuk menarik calon pelanggan. Situs utamanya menampilkan halaman yang didedikasikan untuk review sosial media dan brand tersebut sering memposting review mereka di Instagram. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memasarkan produk dibanding dengan meminta konsumen potensial untuk mencobanya sendiri. Orang-orang selalu menyukai barang gratis.

  1. Mengadakan Acara

Buatlah acara untuk membangun partisipasi dalam peluncuran produk Anda. Pilihlah tanggal, tempat, dan detail acara yang matang agar dapat diandalkan oleh banyak orang. Anda juga dapat mengundang audiens melalui sosial media dan menyertakan sesuatu yang diharapkan oleh mereka. Dengan begitu, Anda dapat mempromosikan produk pre-launch Anda dan saat waktunya perilisan maka produk Anda akan meledak di pasaran.

Layanan Pelanggan MedSoc Ubah Tampilan Bisnis

Social Media concept with person holding a smartphone

Media sosial mengubah budaya secara drastis. Lebih mudah untuk berbagi informasi, menerbitkan gagasan, dan menciptakan “merk pribadi.” Bisnis juga merasakan dampaknya. Media sosial telah memperkenalkan saluran pemasaran baru, mempengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen, dan mengubah komunikasi antara bisnis dan pelanggan mereka.

90% orang berusia 18-29 menggunakan media sosial dan sepertiga milenium mengatakan mereka lebih suka menghubungi perusahaan melalui media sosial.

Continue reading Layanan Pelanggan MedSoc Ubah Tampilan Bisnis

Snapchat Analytics: Cara Mengukur Kinerja Bisnis Anda

AprilFools_blog-2

Snapchat menjadi sosial media yang sangat populer di kalangan generasi muda. Bahkan, Snapchat digunakan oleh 41 persen dari semua generasi muda umur 18 sampai 34 tahun di Amerika Serikat. Data menyebutkan bahwa Snapchat menjadi platform sosial media yang paling cepat berkembang. Hal ini bisa dipastikan bahwa Snapchat mampu menyajikan potensi pemasaran yang besar untuk berbagai bisnis. Seperti halnya platform pemasaran lain, Anda juga harus memahami dan membuktikan efektivitas penggunaan Snapchat. Untuk itu Anda perlu menggunakan Snapchat Analytics untuk mengukur kinerja bisnis Anda.

Mengapa Snapchat Analytics Sangat penting?

Bagi para pemasar, mengetahui dengan persis kinerja bisnis di sosial media adalah hal penting. Hal yang sama juga berlaku untuk pemasaran di Snapchat. Dengan menggunakan Snapchat Analytics, Anda dan tim dapat membuktikan ROI (Return On Investment) atau laba yang Anda peroleh.

Manfaat Menggunakan Metrik Snapchat

  • Mendapatkan informasi tentang audiens Anda
  • Melihat konten apa yang bekerja terbaik dengan audiens Anda
  • Mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar
  • Membuka strategi keterlibatan

5 Snapchat Analytics Yang Penting

  1. Views Unik

Bagi setiap pemasar sosial media, mengetahui berapa banyak orang yang terlibat dengan konten Anda adalah informasi penting. Pada Snapchat, hal ini bisa diketahui melalui “unique views”. Total views unik mengacu pada jumlah orang yang telah membuka video atau gambar pertama dan melihat setidaknya selama satu detik. Snapchat hanya menghitung sekali untuk setiap penonton (terlepas dari berapa banyak waktu untuk menonton Snap atau Story mereka). Hal ini menyajikan metrik yang akurat untuk berapa banyak penonton pada setiap foto atau video.

  1. Screenshots

Pada platform lain seperti Twitter dan Facebook, keterlibatan sering dilacak melalui likes, komentar, atau reaksi lainnya. Pada Snapchat, keterlibatan dapat dilacak melalui screenshot (menunjukkan berapa banyak orang mengambil screenshot dari Snap). Screenshot juga dapat mendorong keterlibatan dan berguna mengukur keberhasilan dari promosi atau kode kupon dari screenshot.

  1. Tingkat Penyelesaian

Sama seperti tingkat bouncing pada website, tingkat penyelesaian mengukur berapa banyak audiens yang menyaksikan Story Anda hingga selesai.  Dengan metrik ini, Anda dapat dengan cepat membedakan mana konten yang menarik bagi audiens dan tidak. Cara menghitung tingkat penyelesaian Story Anda yaitu membagi jumlah tampilan akhir dengan penayangan pertama.

  1. Tingkat Fall-off

Terkait dengan tingkat penyelesaian, tingkat fall-off dapat memberi Anda informasi tentang kekuatan keterlibatan Story. Caranya dengan mengungkapkan dimana persisnya followers Anda berhenti menonton Story.

  1. Metrik On-Demand Geofilter

Geofilter bisa dibilang adalah salah satu fitur paling keren di Snapchat. Geofilter memungkinkan Anda untuk menambahkan gambar, ilustrasi, maupun branding untuk Snap. Metrik ini menjadi cara yang kuat untuk mendorong keterlibatan penggemar dalam sebuah produk atau peristiwa.

Alat Snapchat Analytics

  1. Snaplytics

Diluncurkan pada tahun 2015, berbasis di Kopenhagen. Snaplytics telah memposisikan dirinya sebagai satu-satunya perangkat lunak untuk layanan (Saas) dalam pemantauan Snapchat. Metrik kunci yang ditawarkan dalam Snaplytics meliputi views, open rates, jumlah rata-rata screenshot per Story, dan tingkat penyelesaian.

  1. Delmondo

New York Delmondo adalah alat Snapchat lainnya untuk memudahkan analisis Anda. Alat ini sudah digunakan untuk merek-merek besar seperti McDonald dan Spotify. Metrik Delmondo ini memiliki pengumpulan data harian yang otomatis dan pelaporan jangka panjang. Fitur utama yang ditawarkan oleh Delmondo meliputi:

  • Metrik Dasar: termasuk unique views, tayangan, tingkat penyelesaian, dan tingkat screenshot
  • Informasi Audiens: memberikan informasi rinci tentang siapa saja yang menonton konten Anda
  • Perbandingan Saluran: menyediakan data perbandingan saluran untuk menunjukkan bagaimana Story Snapchat Anda berpengaruh dengan konten Anda di Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube

Panduan Lengkap Menggunakan Instagram Stories

06-08-instagram-stories-620x316

Snapchat lebih dulu merintis konten yang bisa menghilang selama 24 jam, tetapi Instagram juga tak ingin ketinggalan. Diluncurkan pada 2 Agustus 2016 lalu, Instagram Stories adalah jawaban Instagram untuk Snapchat. Berikut kami akan membahas mengenai Instagram Stories secara lengkap untuk Anda.

Apa Itu Instagram Stories?

Instagram Stories adalah aplikasi untuk berbagi foto dan video yang bisa menghilang dalam waktu 24 jam. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video dalam format slideshow. Diluncurkannya aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengguna berbagi konten secara real time. Di dalamnya juga terdapat berbagai fitur untuk memperindah foto dan video sesuai dengan yang diinginkan. Ada fitur teks, gambar, stiker, location, hingga tag person.

Satu hal mendasar yang membedakan Instagram Stories dengan Snapchat adalah kemudahannya untuk ditemukan. Anda bisa melihat Stories yang diposting oleh akun yang Anda follow secara langsung. Selain itu, menemukan akun baru cukup mudah melalui perangkat pencarian yang ada. Terlebih lagi, Instagram membuatnya mudah untuk terlibat dengan Stories dari orang-orang yang sudah Anda follow melalui algoritma. Algoritma memutuskan untuk mengurutkan Stories yang muncul di bar atas feed berdasarkan orang-orang yang sering terlibat dengan Anda di Instagram dan Facebook.

Mengapa Anda Harus Menggunakan Instagram Stories Untuk Bisnis?

Dalam waktu kurang dari enam bulan, Instagram Stories memiliki 150 juta pengguna aktif harian. Sedangkan Snapchat butuh waktu enam tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Bahkan, orang-orang tidak hanya menggunakan Instagram Stories untuk terhubung dengan teman-teman. Sepertiga dari Stories yang paling banyak dilihat berasal dari bisnis. Hal inilah yang mendasari mengapa Anda harus menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir 50 persen dari berbagai bisnis menggunakan Instagram dan banyak dari mereka yang menggunakan strategi pemasaran dengan Stories. Jadi tunggu apa lagi?

Cara Menggunakan Instagram Stories

Pertama-tama Anda perlu mengupdate aplikasi Instagram ke versi yang terbaru agar bisa menggunakan fitur Instagram Stories. Cara memposting foto atau video di Instagram Stories adalah:

  1. Dari layar Instagram home, gesek ke kanan atau ketuk di sudut kiri atas layar yang bergambar kamera untuk mengakses kamera Instagram Stories.
  2. Anda akan disajikan dengan layar kamera yang mencakup beberapa pilihan yaitu Live, Normal, Boomerang, dan Hands-free.
  3. Layar ini juga memasukkan pilihan untuk mengaktifkan flash atau beralih antara kamera depan dan belakang.
  4. Setelah Anda mengambil foto, video, atau Boomerang, Anda dapat menggunakan fitur edit seperti teks, stiker, lokasi, tag person, dan sebagainya untuk meningkatkan kreasi.
  5. Jika Anda tidak puas dengan hasil edit, tahan dan tarik elemen yang ingin Anda singkirkan ke ikon tempat sampah di bagian bawah layar atau tekan ikon X di pojok kiri atas untuk menghapus seluruh postingan.
  6. Jika Anda ingin menyimpannya di galeri, tekan tombol Save yang dilambangkan dengan panah ke bawah dan garis yang terletak di sudut kiri bawah.
  7. Untuk memposting hasil kreasi Anda ke Story, tekan tombol + yang dilingkari garis-garis pada sudut kiri bawah untuk mengirim konten langsung.

Cara Membuat Instagram Stories Yang Terbaik

Dalam menggunakan Instagram Stories, perlu kiat-kiat tersendiri untuk menggunakan berbagai fitur yang ada hingga menghasilkan konten yang terbaik. Beberapa kiat yang bisa dilakukan adalah buatlah konten yang otentik, memberikan nilai berharga untuk orang-orang yang melihat, menjadi lebih kreatif, merencanakan materi konten dengan matang, membuat konten secara vertikal, dan membuat hal yang berbeda dari saluran lainnya.

5 Langkah Kunci Membangun Website Sukses Untuk Bisnis Kecil

how-to-build-a-website

Sebuah website adalah suatu keharusan bagi bisnis dari berbagai ukuran dan siapa saja yang menjual produk atau jasa. Terlepas dari apa metode pemasaran yang digunakan, memungkinkan calon pembeli untuk menemukan bisnis melalui pencarian online adalah kunci untuk memperoleh pelanggan baru. Hal ini jelas bahwa memiliki website merupakan kebutuhan bisnis untuk membantu menjual produk atau jasa dan berfungsi sebagai perpanjangan dari bisnis karena mampu memberikan informasi bisnis Anda. Website juga dapat memberikan pembaca mengenai rincian tentang pengalaman Anda dan kredensial lain yang meningkatkan kredbilitas serta membuat pelanggan potensial Anda merasa percaya diri dalam memutuskan untuk bekerja sama dengan bisnis Anda.

Membuat sebuah website untuk bisnis kecil tidak sesulit seperti yang Anda pikirkan. Anda dapat melakukannya sendiri atau menyewa pengembang web untuk membangunkan website. Berikut adalah beberapa langkah membuat website bagi bisnis kecil dengan cara yang lebih mudah.

  1. Tentukan Alasan Untuk Website Anda

Langkah pertama adalah memutuskan apa yang ingin Anda capai atau alasan apa yang mendasari untuk pembuatan website. Misalnya, Anda ingin mencari tahu bagaimana menjangkau konsumen yang sibuk, bagaimana memberikan pelanggan potensial Anda informasi lebih lanjut tentang layanan online, atau Anda ingin memberikan artikel dan informasi untuk membantu klien potensial. Ada banyak alasan mengapa Anda perlu membuat website untuk kebutuhan bisnis Anda. Mulai tentukan alasan pembuatan website dan Anda dapat menjual produk atau layanan Anda secara online.

Mengetahui rencana di balik pembuatan website akan memandu Anda mencari cara untuk mengembangkannya.  Ingat bahwa tidak apa-apa jika Anda memulai website tanpa penjualan online atau blog. Hal tersebut dapat ditambahkan seiring berjalannya waktu, yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana Anda menggunakan website sesuai desain awal.

  1. Pilih Software Manajemen Konten Untuk Website Anda

Berdasarkan apa yang Anda rencanakan untuk website, selanjutnya pilih software yang dapat digunakan. Banyak software yang disediakan gratis untuk bisnis kecil. Jika tujuan utama situs website Anda adalah e-commerce, pilih perangkat lunak yang khusus dirancang untuk e-commerce. Jika e-commerce adalah bagian kecil dari tujuan website Anda, maka Anda bisa mendapatkan beberapa pilihan software manajemen konten dengan gratis dan cukup populer seperti Joomla! dan WordPress.

  1. Memilih Web Hosting

Setelah Anda membuat keputusan tentang software atau perangkat lunak yang digunakan, Anda perlu memilih web hosting. Ini adalah lokasi dimana website dan software Anda dapat  tersedia bagi pengunjung. Pilih web hosting berdasarkan software yang Anda pilih dan juga kecepatan serta jumlah kunjungan yang diinginkan. Beberapa bisnis kecil biasanya memilih layanan web hosting yang lebih murah seperti shared hosting. Jika diperlukan, mereka akan mengupgrade ke layanan yang lebih cepat dan kuat seperti dedicated hosting. Pertimbangkan juga apakah web hosting Anda menyediakan intall otomatis untuk software yang Anda pilih. Banyak layanan hosting populer yang memungkinkan Anda melakukannya dengan mudah.

  1. Memilih Template Dan Plug-in Untus Website Anda

Anda juga perlu memikirkan tentang fitur-fitur website. Anda dapat memilih ratusan template yang tersedia untuk memberi tampilan dan nuansa yang Anda inginkan. Beberapa template disediakan cukup sederhana sementara yang lain memilki tema untuk jenis produk atau jasa tertentu yang membuatnya lebih menarik. Anda juga bisa menghabiskan sejumlah uang untuk mendapat template premium sesuai dengan yang diinginkan.

  1. Mengatur Website Anda

Pikirkan tentang apa yang Anda ingin tampilkan dari website. Pertimbangkan peletakan logo, pilihan menu dan informasi apa yang ingin Anda sampaikan dari masing-masing halaman. Website Anda juga perlu konten yang menarik untuk dibaca dengan menyertakan gambar atau elemen visual lainnya.

Cara Mudah Meningkatkan Email Open Rate

Anda mungkin menghabiskan banyak waktu untuk mengejar lead dalam mencari pelanggan potensial. Ketika Anda telah mengidentifikasi seseorang yang menjanjikan, Anda tentu ingin mempertahankannya. Ini berarti, Anda perlu menyusun strategi konversi untuk membimbing pelanggan menuju pembelian, dan email adalah cara yang baik untuk berhubungan dengan pelanggan. Pikirkan mengenai hal ini:

  • Jika seseorang mendaftar untuk menerima email langsung dari bisnis Anda, mereka setidaknya agak tertarik dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Jika seseorang membuka email yang dikirim, mereka mungkin setidaknya mempertimbangkan pembelian.
  • Jika seseorang membuka, membaca, dan kemudian mengambil tindakan tambahan dari email yang dikirim, Anda benar-benar semakin dekat dengan penjualan.

Mendapatkan penerima yang mampu membuka email sesering mungkin merupakan rintangan besar. Untuk itu, Anda perlu mengetahui email open rate dari bisnis Anda. Email open rate adalah ukuran utama yang digunakan oleh pemasar sebagai indikasi berapa banyak orang yang melakukan “view” atau “open” untuk email yang telah mereka kirimkan. Berikut adalah tips dan trik untuk meningkatkan email open rate dan tingkat konversi Anda.

Buat Baris Subjek Yang Terbaik

Orang-orang tidak mungkin membuka email pertama Anda dengan keraguan. Jika mereka tidak tertarik dengan baris subjeknya, mereka tidak akan membuka email dan mempelajarinya lebih lanjut. Anda perlu menghabiskan waktu banyak untuk membuat baris subjek yang menarik perhatian. Buatlah baris subjek yang relatif singkat namun deskriptif. Setidaknya berisi sekitar tujuh sampai sepuluh kata.

Anda dapat membuat subjek dengan menyajikan masalah dan menyatakan bahwa produk atau jasa Anda bisa mengatasinya. Jangan menjelaskan terlalu banyak dan simpan rincian tentang solusinya dalam isi dari email Anda. Sertakan informasi yang tidak bertele-tele dalam baris subjek untuk menarik perhatian pembaca dan buat mereka penasaran dengan kelanjutan informasinya.

Libatkan Pembaca Dengan Cepat Melalui Isi Email

Mulai email pemasaran Anda dengan apa yang disebut lead kedua. Seperti namanya, ini adalah pernyataan deklaratif yang memberitahu pembaca tentang apa inti dari email Anda. Pastikan lead kedua ini berisi informasi baru dan berbeda dari baris subjek tadi. Masuklah lebih rinci tentang solusi yang Anda berikan atau apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari pesaing.

Gunakan “Information Gap”

Pelanggan potensial Anda tentu memiliki masalah. Dari sini, produk atau jasa Anda menyediakan solusi untuk masalah tersebut. Apakah ini berarti Anda harus memberi informasi detail mengenai bagaimana produk atau jasa Anda memcahkan masalah tersebut? Tentu tidak. Anda hanya perlu memberikan informasi yang cukup untuk menarik minat pembaca tetapi tidak untuk memberi mereka seluruh gambarannya. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan “information gap” melalui call to action di bagian bawah email dan lihat ketertarikan dari pelanggan Anda.

Mengatur Jadwal Pengiriman

Mengatur jadwal pengiriman email tentu menjadi hal penting untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Ketika seseorang mendaftar untuk salah satu e-newsletter, atur agar pengguna baru menerima email otomatis segera setelah mereka mendaftar. Ini adalah email singkat dengan pesan selamat datang dan ucapan terimakasih karena mereka telah melakukan sign up.

Anda dapat mengirimkan buletin seminggu sekali. Sajikan konten kepada pelanggan dengan banyak pilihan. Ini akan menyesuaikan pengalaman mereka dengan kebutuhan unik mereka. Pastikan setiap pelanggan dapat dengan mudah menemukan apa yang mereka mau.

Email adalah salah satu jenis pemasaran yang paling efektif. Masalahnya adalah cara untuk meyakinkan orang-orang agar mendaftarkannya pertama kali. Untuk itu, gunakan bahasa yang baik, pesan yang terkendali, dan jadwal pengiriman yang fleksibel. Selanjutnya, Anda akan melihat peningkatan besar dalam email open rate Anda.

Cara agar Video Bisa Meningkatkan Traffic Blog Anda

a

Kita semua tahu bahwa ” gambar bernilai seribu makna”. Namun, konten video adalah cara yang Anda perlu fokuskan untuk bisnis.

Gambar pada waktu lalu digunakan untuk memiliki dampak terhadap sasaran (sama halnya dengan feed berita lama Facebook). Saat ini pemasar menyadari kenyataan bahwa satu menit video bernilai 1,8 juta makna. Bahkan, video lebih kuat daripada kata-kata tertulis. Seorang eksekutif dari Facebook telah memprediksi platform sosial akan semuanya berbentuk video dalam lima tahun.

Continue reading Cara agar Video Bisa Meningkatkan Traffic Blog Anda

4 Pemasaran Online Yang Menjadi Tren

Pemasaran online adalah jalan utama bagi sebagian besar bisnis untuk membuat pesan mereka tersebar di seluruh dunia. Statistik pada tahun 2016 menunjukkan bahwa belanja melalui iklan digital telah melampaui belanja melalui iklan TV yang merupakan tonggak utama dalam periklanan di tahun-tahun lalu. Dalam rangka membuat usaha tetap di atas permainan, maka para pengusaha harus menyadari tren terbaru dalam pemasaran online. Mereka harus tahu apa yang perlu dilakukan agar tetap berada di depan persaingan. Artikel ini akan menunjukkan kepada Anda beberapa tren pemasaran online yang dapat Anda manfaatkan tahun ini.

  1. Facebook Ads

Beriklan di Facebook dapat mendatangkan $16 miliar pendapatan setiap tahun dan ini telah jauh melampaui Twitter yang merupakan jaringan sosial media terbesar kedua. Apa yang membuat Facebook menjadi begitu besar adalah bahwa mereka mampu menempatkan pesan Anda di depan audiens yang diinginkan. Facebook memiliki jangkauan iklan dimana platform lain tidak dapat melakukannya dan pesan yang disampaikan menuju kepada banyak orang yang tepat.

Data statistik tidak dapat berbohong. Facebook telah mengambil seperlima dari total waktu dalam menggunakan internet. Jika Facebook adalah tempat dimana kebanyakan orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka, maka tak perlu ragu untuk menjalankan bisnis Anda di sana. Bahkan, dengan adanya Instagram yang diakuisisi, maka jangkauan Facebook semakin bertumbuh.

  1. Video Iklan

Video iklan digunakan untuk menjadi bentuk sekunder dari iklan. Mereka telah berevolusi menjadi bentuk utama dari iklan karena revolusi mobile. Sekarang ini, kebanyakan orang melakukan browsing di perangkat mobile seperti ponsel. Inilah alasan mengapa mereka tidak punya waktu untuk membaca banyak konten yang ditulis. Sebuah video akan mengatakan 10.000 kata hanya dalam 30 detik yang memungkinkan Anda mendapat pesan dalam waktu yang terbatas. Kini banyak platform yang memprioritaskan iklan dalam bentuk video termasuk YouTube dan Facebook. Ada sejumlah besar perusahaan yang mengalami banyak keberhasilan dengan membuat iklan dalam bentuk video.

  1. Penargetan Audiens

Opsi penargetan audiens oleh Facebook adalah cara pemasaran paling maju saat ini. Tetapi, menggunakan pemasaran berulang-ulang dalam iklan di pencarian membuat Google juga bersaing untuk membantu para pengiklan. Para pengiklan tidak peduli bagaimana kinerja dalam penargetan audiens, mereka hanya perlu memastikan bahwa pendapatan mereka dapat meningkat dari pembelanjaan yang dilakukan pelanggan. Ini sebabnya Google dan Facebook berinvestasi begitu banyak dalam membantu pengiklan mencapai target audiens mereka.

  1. Konsentrasi Penuh

Pemasar harus datang dengan strategi pemasaran digital yang lengkap dan memperhitungkan seluruh saluran pemasaran jika mereka menutup semua platform yang tersedia. Orang-orang harus memperhitungkan dari sisi pencarian, sisi sosial, dan situs mereka sendiri dengan strategi pemasaran digital yang bekerja. Sosial media dan video menjadi bagian besar dalam pemasaran digital. Untuk itu, para pemasar perlu berkonsentrasi penuh dalam meningkatkan pemasaran di dalamnya.

Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya?

Hal yang terpenting dari semua ini adalah fakta bahwa perubahan tampaknya terjadi semakin cepat. Sebelumnya, perubahan terjadi dari tahun ke tahun dan kita bisa melihat tren apa di dalamnya. Sedangkan sekarang ini, perubahan bergerak cepat dari bulan ke bulan sehingga Anda perlu menyadari apa yang terjadi dalam industri yang lebih luas. Jadi apa artinya ini semua bagi Anda? jika Anda belum melakukan strategi pemasaran digital yang komprehensif, maka Anda berada di belakang persaingan dan Anda harus mengubahnya. Mulailah berpikir tentang pergaulan dari target audiens Anda dan bagaimana menjangkau mereka. Selanjutnya, tentukan dimana Anda akan melakukan pemasaran digital.