Isi Konten lebih Bernilai Daripada Desain Website

free-website-audit-for-driving-instructors-798x350

Kami sangat percaya bahwa mempersiapkan konten situs web adalah pendekatan yang tepat sebelum memulai desain grafis. Sayangnya, banyak orang yang memulai sebuah website dengan fokus ke desainnya saja tanpa memperhatikan isi dari konten yang akan dibagikan. Hal ini tentu kesalahan besar saat Anda mulai membangun sebuah website. Desain website harus dibuat berdasarkan demografi pengunjung, kebutuhan mereka, dan hasil kunjungan website yang diinginkan. Ini harus difokuskan pada tantangan pengguna dan kemampuan website untuk memecahkan masalah mereka, bukan hanya berdasarkan tren dan template yang digunakan.

Tren Desain Akan Datang Dan Pergi, Namun Fokus Pengguna Akan Tetap Sama

Saat mendiskusikan persyaratan desain website, Anda akan berfokus pada kriteria proyek tertentu seperti menu gulir tak terbatas, gambar pahlawan, latar belakang video, maupun menu gerak. Jarang orang merencanakan desain dengan menyajikan data berdasarkan pengunjung, kebutuhan pengunjung, dan tujuan akhir dari kunjungan website. Akhirnya, pemilik website akan terjebak dalam tren desain, situs pesaing mereka, dan apa yang diyakini sebagai elemen desain modern dan terkini. Dengan demikian, mereka kehilangan jejak pengunjung website yang sebenarnya.

Begitu pemilik website membeli tema yang tren dan modern, maka mereka akan memaksa kontennya sesuai dengan blok konten template yang ada. Dalam kebanyakan kasus, ini menyebabkan kekecewaan dan penyesalan bagi pembeli. Alasan terjadinya ini adalah proses yang salah dengan alur pembelian, desain, pengembangan, dan membuat konten. Seharusnya, proses ini dilakukan dengan pembuatan konten terlebih dahulu.

Konten Adalah Hal Pertama Untuk Memutuskan Desain Yang Tepat

 Mendokumentasikan demografi pengunjung yang diinginkan, jalur pengunjung, dan call to action (CTA) adalah sesuatu yang biasanya dilakukan setelah desain website selesai. Sayangnya, ini adalah pendekatan yang salah karena memaksa Anda untuk mencocokkan konten dengan desain. Sebelum Anda memilih desain yang lebih bagus dari website pesaing, memilih template WordPress, atau menjangkau perancang grafis, Anda perlu memikirkan tujuan dan sasaran website Anda.

Anda perlu mendokumentasikan demografi pengunjung, apa tantangan individual mereka, apa penawaran atau solusi yang Anda berikan, dan jalur apa yang diambil agar pengunjung tetap mengunjungi website. Pesan dan konten adalah blok bangunan dan pondasi dari website. Ini berarti konten harus dipikirkan dan didokumentasikan dengan cermat sebelum memikirkan desain seperti warna, font, dan tata letak yang diinginkan. Elemen desain harus melengkapi, menyoroti, dan menampilkan pesan utama dari konten yang paling penting.

Fokus Pada Konten Yang Tepat

Fokuslah pada bagian dan halaman website utama. Selama proses penjualan, carilah area yang menurut Anda memilki keuntungan terbaik. Ini dapat bervariasi berdasarkan klien, industri, dan target demografis. Berikut adalah beberapa area umum yang bisa mendapat keuntungan dari strategi utama konten:

  • Home
  • Halaman Perusahaan
  • Halaman Layanan Utama
  • Halaman Etalase Utama
  • Bagian Sumber, Kategori, Item Sumber
  • Template Landing Page
  • Halaman Blog Utama
  • Halaman Kontak

Elemen konten yang penting sebelum melakukan desain website:

  • Headline dan Subheader
  • Pesan inti
  • Teks paragraf
  • Persona pengunjung dan jalur pengunjung
  • Call To Action (CTA)
  • Gambar
  • Video
  • Navigasi
  • Akun sosial media
  • SEO (Search Engine Optimization)

Temukan Keseimbangan

Tidak semua situasi akan memungkinkan untuk membuat konten lebih dulu sebelum merencanakan desain. Anda harus menemukan keseimbangan dan harus memilih mana yang terbaik. Jika pendekatan ini cukup sulit, Anda bisa memulai dengan elemen universal seperti navigasi, SEO, dan Call To Action (CTA). Kemudian mulailah mempersempit fokus dengan meninjau persona pengunjung dan jalur pengunjung. Prosesnya bisa terasa amat sulit, tetapi seperti menjalani hidup, Anda perlu memecahnya menjadi beberapa potongan dan mengevaluasi daftar besar itu sedikit demi sedikit.

5 Alasan Untuk Menganggarkan Otomatisasi IT Pada 2017

trackit_automationblog

Ketika proses IT yang Anda andalkan sedang menurun, maka seluruh bisnis Anda dapat hancur. Data menunjukkan bahwa biaya untuk downtime (waktu dimana tidak dapat beroperasi karena kerusakan) terus meningkat. Pada tahun 2010, satu menit downtime diperkirakan menghabiskan biaya perusahaan hingga $5.600. Pada tahun 2016, satu menit downtime dapat menghabiskan biaya $9.000. Kesalahan sederana seperti file yang terlambat atau sebuah peralatan yang gagal bisa mengganggu alur kerja dan menyebabkan masalah IT. Untuk menjaga semuanya tetap berjalan lancar, maka otomatisasi adalah kuncinya. Dengan teknologi yang semakin berkembang, perusahaan memiliki banyak pilihan untuk mengotomatisasi banyak tugas dalam bisnis. Hal ini membantu perusahaan mendapatkan laporan dan pemberitahuan jika terjadi masalah dan mampu menjalankan perusahaan dengan lebih baik. Berikut lima alasan mengapa perusahaan Anda perlu menganggarkan otomatisasi IT di tahun 2017.

  1. Memfokuskan Kembali Pada Tugas-Tugas Bisnis Yang Penting

Berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk melihat pekerjaan selesai dan menunggu apakah ada yang tidak beres? Dalam dunia modern, kenyataannya adalah bahwa Anda tidak perlu menghabiskan waktu secara manual untuk melihat pekerjaan Anda sedang berjalan. Sistem pelaporan kesalahan yang kompleks dan cerdas dapat membantu Anda memantau pekerjaan dan mengirimkan peringatan mengenai kesalahan atau keterlambatan yang terjadi. Dalam banyak hal, sistem ini dapat lebih sensitif dibandingkan monitor manusia. Anda tidak lagi harus duduk di depan meja dan melihat kesalahan yang terjadi. Dengan sistem tersebut, Anda dapat kembali fokus untuk pemikiran yang kritis dan perencanaan yang membantu perusahaan Anda tumbuh dalam jangka panjang. Anda juga akan menghabiskan lebih sedikit uang untuk hal yang tidak produktif dan mampu membangun bisnis yang lebih baik.

  1. Meningkatkan Akuntabilitas Dan Komunikasi

Kegagalan komunikasi sering terjadi antar departemen. Seseorang terkadang mengirim email dan kemudian kehilangan akses ke informasi tersebut. Untuk itu, perusahaan Anda memerlukan pelaporan otomatis. Hal ini dapat mengatur batas waktu untuk respon dan mengingatkan pihak yang ditunjuk jika ada sesuatu yang terlalu lama tanpa tanggapan. Ini akan meningkatkan layanan pelanggan dan memastikan bahwa perusahaan tidak melewatkan kesempatan.  Otomatisasi membantu untuk menjaga perusahaan dalam menyadari apa yang terjadi dan apa yang perlu mereka tanggapi.

  1. Memberikan Pelayanan Yang Lebih Baik Untuk Lebih Banyak Klien

Pada akhirnya, perusahaan yang berinvestasi untuk otomatisasi IT di tahun 2017 akan menjadi gesit dan lebih mampu memposisikan diri dalam lingkungan bisnis global yang kompetitif. Mereka dapat lebih dulu mengatasi masalah pelanggan berbasis teknologi dan menjaga layanan berjalan lancar serta mendukung tuntutan pertumbuhan bisnis. Ketika pelanggan memiliki pengalaman positif, mereka akan menyebarkan informasi ke orang lain. Perusahaan Anda dapat menjadi lebih baik dan lebih besar.

  1. Mengurangi Redudansi

Redudansi adalah sebuah data yang diulang beberapa kali. Data yang diulang beberapa kali bukanlah hal baik karena dapat membuat user yang menggunakan menjadi bingung. Mengurangi redudansi yang tidak disengaja adalah kunci untuk mempertahankan biaya bisnis atau lebih hemat. Otomatisasi dapat membantu perusahaan memastikan bahwa setiap sentuhan melayani tujuan dengan baik.

  1. Meningkatkan Kecepatan Respon

Otomatisasi memungkinkan untuk mengupdate hal-hal penting yang dikirim ke pihak yang tepat dengan waktu yang relatif cepat. Misalnya, pihak maintenance dapat menerima peringatan instan jika terjadi kerusakan pada mesin dan dapat cepat bereaksi untuk memperbaiki masalah. Hal ini dapat mencegah keterlambatan dan meningkatkan kecepatan respon.

Layanan Pelanggan MedSoc Ubah Tampilan Bisnis

Social Media concept with person holding a smartphone

Media sosial mengubah budaya secara drastis. Lebih mudah untuk berbagi informasi, menerbitkan gagasan, dan menciptakan “merk pribadi.” Bisnis juga merasakan dampaknya. Media sosial telah memperkenalkan saluran pemasaran baru, mempengaruhi proses pengambilan keputusan konsumen, dan mengubah komunikasi antara bisnis dan pelanggan mereka.

90% orang berusia 18-29 menggunakan media sosial dan sepertiga milenium mengatakan mereka lebih suka menghubungi perusahaan melalui media sosial.

Continue reading Layanan Pelanggan MedSoc Ubah Tampilan Bisnis

Panduan Lengkap Menggunakan Instagram Stories

06-08-instagram-stories-620x316

Snapchat lebih dulu merintis konten yang bisa menghilang selama 24 jam, tetapi Instagram juga tak ingin ketinggalan. Diluncurkan pada 2 Agustus 2016 lalu, Instagram Stories adalah jawaban Instagram untuk Snapchat. Berikut kami akan membahas mengenai Instagram Stories secara lengkap untuk Anda.

Apa Itu Instagram Stories?

Instagram Stories adalah aplikasi untuk berbagi foto dan video yang bisa menghilang dalam waktu 24 jam. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video dalam format slideshow. Diluncurkannya aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengguna berbagi konten secara real time. Di dalamnya juga terdapat berbagai fitur untuk memperindah foto dan video sesuai dengan yang diinginkan. Ada fitur teks, gambar, stiker, location, hingga tag person.

Satu hal mendasar yang membedakan Instagram Stories dengan Snapchat adalah kemudahannya untuk ditemukan. Anda bisa melihat Stories yang diposting oleh akun yang Anda follow secara langsung. Selain itu, menemukan akun baru cukup mudah melalui perangkat pencarian yang ada. Terlebih lagi, Instagram membuatnya mudah untuk terlibat dengan Stories dari orang-orang yang sudah Anda follow melalui algoritma. Algoritma memutuskan untuk mengurutkan Stories yang muncul di bar atas feed berdasarkan orang-orang yang sering terlibat dengan Anda di Instagram dan Facebook.

Mengapa Anda Harus Menggunakan Instagram Stories Untuk Bisnis?

Dalam waktu kurang dari enam bulan, Instagram Stories memiliki 150 juta pengguna aktif harian. Sedangkan Snapchat butuh waktu enam tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Bahkan, orang-orang tidak hanya menggunakan Instagram Stories untuk terhubung dengan teman-teman. Sepertiga dari Stories yang paling banyak dilihat berasal dari bisnis. Hal inilah yang mendasari mengapa Anda harus menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir 50 persen dari berbagai bisnis menggunakan Instagram dan banyak dari mereka yang menggunakan strategi pemasaran dengan Stories. Jadi tunggu apa lagi?

Cara Menggunakan Instagram Stories

Pertama-tama Anda perlu mengupdate aplikasi Instagram ke versi yang terbaru agar bisa menggunakan fitur Instagram Stories. Cara memposting foto atau video di Instagram Stories adalah:

  1. Dari layar Instagram home, gesek ke kanan atau ketuk di sudut kiri atas layar yang bergambar kamera untuk mengakses kamera Instagram Stories.
  2. Anda akan disajikan dengan layar kamera yang mencakup beberapa pilihan yaitu Live, Normal, Boomerang, dan Hands-free.
  3. Layar ini juga memasukkan pilihan untuk mengaktifkan flash atau beralih antara kamera depan dan belakang.
  4. Setelah Anda mengambil foto, video, atau Boomerang, Anda dapat menggunakan fitur edit seperti teks, stiker, lokasi, tag person, dan sebagainya untuk meningkatkan kreasi.
  5. Jika Anda tidak puas dengan hasil edit, tahan dan tarik elemen yang ingin Anda singkirkan ke ikon tempat sampah di bagian bawah layar atau tekan ikon X di pojok kiri atas untuk menghapus seluruh postingan.
  6. Jika Anda ingin menyimpannya di galeri, tekan tombol Save yang dilambangkan dengan panah ke bawah dan garis yang terletak di sudut kiri bawah.
  7. Untuk memposting hasil kreasi Anda ke Story, tekan tombol + yang dilingkari garis-garis pada sudut kiri bawah untuk mengirim konten langsung.

Cara Membuat Instagram Stories Yang Terbaik

Dalam menggunakan Instagram Stories, perlu kiat-kiat tersendiri untuk menggunakan berbagai fitur yang ada hingga menghasilkan konten yang terbaik. Beberapa kiat yang bisa dilakukan adalah buatlah konten yang otentik, memberikan nilai berharga untuk orang-orang yang melihat, menjadi lebih kreatif, merencanakan materi konten dengan matang, membuat konten secara vertikal, dan membuat hal yang berbeda dari saluran lainnya.

Cara Mudah Meningkatkan Email Open Rate

Anda mungkin menghabiskan banyak waktu untuk mengejar lead dalam mencari pelanggan potensial. Ketika Anda telah mengidentifikasi seseorang yang menjanjikan, Anda tentu ingin mempertahankannya. Ini berarti, Anda perlu menyusun strategi konversi untuk membimbing pelanggan menuju pembelian, dan email adalah cara yang baik untuk berhubungan dengan pelanggan. Pikirkan mengenai hal ini:

  • Jika seseorang mendaftar untuk menerima email langsung dari bisnis Anda, mereka setidaknya agak tertarik dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Jika seseorang membuka email yang dikirim, mereka mungkin setidaknya mempertimbangkan pembelian.
  • Jika seseorang membuka, membaca, dan kemudian mengambil tindakan tambahan dari email yang dikirim, Anda benar-benar semakin dekat dengan penjualan.

Mendapatkan penerima yang mampu membuka email sesering mungkin merupakan rintangan besar. Untuk itu, Anda perlu mengetahui email open rate dari bisnis Anda. Email open rate adalah ukuran utama yang digunakan oleh pemasar sebagai indikasi berapa banyak orang yang melakukan “view” atau “open” untuk email yang telah mereka kirimkan. Berikut adalah tips dan trik untuk meningkatkan email open rate dan tingkat konversi Anda.

Buat Baris Subjek Yang Terbaik

Orang-orang tidak mungkin membuka email pertama Anda dengan keraguan. Jika mereka tidak tertarik dengan baris subjeknya, mereka tidak akan membuka email dan mempelajarinya lebih lanjut. Anda perlu menghabiskan waktu banyak untuk membuat baris subjek yang menarik perhatian. Buatlah baris subjek yang relatif singkat namun deskriptif. Setidaknya berisi sekitar tujuh sampai sepuluh kata.

Anda dapat membuat subjek dengan menyajikan masalah dan menyatakan bahwa produk atau jasa Anda bisa mengatasinya. Jangan menjelaskan terlalu banyak dan simpan rincian tentang solusinya dalam isi dari email Anda. Sertakan informasi yang tidak bertele-tele dalam baris subjek untuk menarik perhatian pembaca dan buat mereka penasaran dengan kelanjutan informasinya.

Libatkan Pembaca Dengan Cepat Melalui Isi Email

Mulai email pemasaran Anda dengan apa yang disebut lead kedua. Seperti namanya, ini adalah pernyataan deklaratif yang memberitahu pembaca tentang apa inti dari email Anda. Pastikan lead kedua ini berisi informasi baru dan berbeda dari baris subjek tadi. Masuklah lebih rinci tentang solusi yang Anda berikan atau apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari pesaing.

Gunakan “Information Gap”

Pelanggan potensial Anda tentu memiliki masalah. Dari sini, produk atau jasa Anda menyediakan solusi untuk masalah tersebut. Apakah ini berarti Anda harus memberi informasi detail mengenai bagaimana produk atau jasa Anda memcahkan masalah tersebut? Tentu tidak. Anda hanya perlu memberikan informasi yang cukup untuk menarik minat pembaca tetapi tidak untuk memberi mereka seluruh gambarannya. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan “information gap” melalui call to action di bagian bawah email dan lihat ketertarikan dari pelanggan Anda.

Mengatur Jadwal Pengiriman

Mengatur jadwal pengiriman email tentu menjadi hal penting untuk menjaga hubungan dengan pelanggan. Ketika seseorang mendaftar untuk salah satu e-newsletter, atur agar pengguna baru menerima email otomatis segera setelah mereka mendaftar. Ini adalah email singkat dengan pesan selamat datang dan ucapan terimakasih karena mereka telah melakukan sign up.

Anda dapat mengirimkan buletin seminggu sekali. Sajikan konten kepada pelanggan dengan banyak pilihan. Ini akan menyesuaikan pengalaman mereka dengan kebutuhan unik mereka. Pastikan setiap pelanggan dapat dengan mudah menemukan apa yang mereka mau.

Email adalah salah satu jenis pemasaran yang paling efektif. Masalahnya adalah cara untuk meyakinkan orang-orang agar mendaftarkannya pertama kali. Untuk itu, gunakan bahasa yang baik, pesan yang terkendali, dan jadwal pengiriman yang fleksibel. Selanjutnya, Anda akan melihat peningkatan besar dalam email open rate Anda.

Cara agar Video Bisa Meningkatkan Traffic Blog Anda

a

Kita semua tahu bahwa ” gambar bernilai seribu makna”. Namun, konten video adalah cara yang Anda perlu fokuskan untuk bisnis.

Gambar pada waktu lalu digunakan untuk memiliki dampak terhadap sasaran (sama halnya dengan feed berita lama Facebook). Saat ini pemasar menyadari kenyataan bahwa satu menit video bernilai 1,8 juta makna. Bahkan, video lebih kuat daripada kata-kata tertulis. Seorang eksekutif dari Facebook telah memprediksi platform sosial akan semuanya berbentuk video dalam lima tahun.

Continue reading Cara agar Video Bisa Meningkatkan Traffic Blog Anda

Stand Out: Mengapa Anda Perlu Melokalisasi Website Anda (Dan Bagaimana Caranya)

1

Jika Anda telah membaca tentang strategi pemasaran digital akhir-akhir ini, maka Anda mungkin pernah mendengar tentang lokalisasi website.

Tetapi jika Anda berpikir itu hanya berlaku bagi perusahaan multinasional besar atau perusahaan dengan unit produksi di luar negeri, cobalah pikir kembali.

Continue reading Stand Out: Mengapa Anda Perlu Melokalisasi Website Anda (Dan Bagaimana Caranya)

Gunakan Google Plus untuk Bisnis Anda

Dalam beberapa tahun terakhir jaringan sosial telah mengalami beberapa pembaruan, termasuk cara membuat sebuah bisnis terhubung dengan pelanggan dan menentukan prospek kedepannya. Panduan ini akan memberi Anda wawasan dengan cepat mengenai segala sesuatu yang perlu diketahui tentang Google Plus dan bagaimana cara menggunakannya untuk bisnis Anda.

Seperti semua jaringan sosial, Google Plus atau yang juga dikenal sebagai Google+, memberikan kesempatan untuk berhubungan dengan komunitas dari pelanggan dan penggemar. Tidak seperti jaringan lainnya, Google Plus memiliki dampak yang signifikan terhadap SEO dan lalu lintas pencarian. Jika Anda belum memiliki akun Google Plus, berikut kami akan menunjukkan cara membuat Google Plus mulai dari awal :

  1. Buat akun Google Bisnisku

Pertama, Anda memerlukan akun Google Bisnisku. Setelah itu lakukan setup, Anda secara otomatis memiliki akses ke Google Plus untuk halaman bisnis. Jika Anda memiliki beberapa bisnis di lokasi yang berbeda, Anda perlu menyiapkan akun Google Bisnisku untuk masing-masing lokasi agar bisnis Anda dapat muncul di pencarian berdasarkan lokasi. Ingat, Anda selalu dapat login melalui Gmail untuk melihat laman Google Plus.

  1. Pilih Jenis Bisnis Anda

Sebelum membuat Halaman Bisnis, Anda akan diminta untuk memilih jenis bisnis yang dijalani. Anda memiliki tiga pilihan untuk memilih yaitu dari: etalase, Service Area, atau Merek. Etalase dan Service Area merupakan opsi untuk bisnis lokal, sementara Merek untuk produk atau jenis usaha lain yang tidak melekat pada lokasi tertentu. Jika Anda memilih salah satu dari dua pilihan pertama, maka Anda akan diminta untuk memberikan nama bisnis Anda dan lokasi geografis (kecuali Anda sudah melakukannya dalam satu langkah).

  1. Tambahkan Informasi Anda

Selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengisi form tentang informasi bisnis Anda. Ikuti tips berikut untuk memastikan profil bisnis Anda menonjol dan menerima lebih banyak pengunjung :

  • Memberikan Efek Visual Bisnis Anda : sebuah bisnis yang menambahkan foto mendapatkan klik 35 persen lebih banyak daripada yang tidak menggunakan foto. Selain itu, permintaan akan bisnis meningkat hingga 42 persen.
  • Memastikan Bahwa Informasi Tersebut Benar : semua informasi yang diberikan, kebenarannya harus akurat. Jika Anda salah menuliskan alamat atau menambahkan jam yang salah, akan berpengaruh terhadap ketertarikan pelanggan.
  • Gunakan Kata Kunci yang Relevan : dalam deskripsi, gunakan kata kunci sederhana dengan bahasa yang tepat dan relevan dalam menjelaskan bisnis Anda.
  • Buat URL Khusus : membuat URL khusus akan memberi alamat web yang mudah dikenali untuk bisnis Anda.
  1. Menyambungkan Laman yang Ada dengan Google Bisnisku

Jika Anda memiliki laman yang ada di Google Plus tetapi tidak terhubung melalui Google Bisnisku, jangan khawatir. Ada cara untuk melihat profil Anda dan menghubungkan keduanya ke akun Anda :

  • Masuk ke Google Bisnisku, pilih “Locations” dari laman, dan klik “Manage this location”.
  • Klik menu tiga garis di sudut kiri atas layar.
  • Klik “Settings”.
  • Klik “Connect a different page”.
  • Dari menu dropdown, pilih laman Google Plus yang ingin Anda hubungkan ke daftar Google Bisnisku.
  1. Cari dan Hapus Laman yang Lama

Dalam rangka menjaga bisnis agar konsisten, Anda harus memastikan untuk memeriksa setiap akun Google Plus duplikat dan menghapusnya. Untuk mengetahui daftar duplikat akun, dapat dilihat melalui www.plus.google.com.

Begini Cara Yahut Instagram dalam Mengubah Restoran

pizza-phone-2

Ketika kamu masuk ke sebuah restoran, pasti kamu akan menemukan seseorang yang menghampirimu dengan membawa pena atau kertas siap mencatat pesananmu. Saat ini perkembangan restoran semakin baik seiring dengan kemajuan teknologi. Namun, baru-baru ini industri perhotelan mulai menerapkan teknologi dalam menerima pesanan dan mengelola waitlist dengan cara kamu membayar tagihanmu.

Di antara semua kemajuan teknologi berdampak pada perubahan social media, terutama pada Instagram dengan layanan berbagi foto melalui mobile. Restoran terkemuka seperti Per Se di New York dan Fat Duck di Inggris mencegah fotografi. Sebaliknya, sebagian besar restoran tumbuh cepat di Instagram sebagai alat marketing baru dan cara untuk menghubungkan dengan pengunjung mereka.

Continue reading Begini Cara Yahut Instagram dalam Mengubah Restoran

5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Sebuah Hashtag Bermerek

Picture Source : Google
Picture Source : Google

Chris Messina, seorang Lead Developer di Uber, disebut-sebut sebagai penemu hashtag yang pertama kali digunakan di Twitter. Awalnya fitur ini ditujukan untuk mengelompokkan konten berdasarkan pada suatu subjek tertentu. Saat ini, hashtag telah diadopsi ke seluruh platform social media dan telah menancap kuat ke dalam budaya kita. Sejak pertama kali diimplementasikan, hashtag telah menjadi populer karena peristiwa atau ide dapat menjadi terkait satu sama lain.

Salah satu pionir yang sukses mengadopsi fitur hashtag adalah acara besar tahunan South by Southwest (SXSW). Pada tahun 2007, pengguna Twitter bisa mengetik di #SXSW dan melihat apa saja rundown acara di konferensi tahunan yang diselenggarakan di Austin, Texas tersebut. Salah satu hal terpenting mengenai hashtag adalah fitur ini dibuat oleh user, bukan oleh suatu agen pemasaran yang digunakan oleh Twitter, bukan sebuah merek, dan bukan pula sebuah platform sosial. Mungkin itu sebabnya banyak pemasar masih sering kebingungan bagaimana caranya untuk membuat suatu hashtag bermerek yang bisa menjadi viral.

Hingga saat ini, belum ada studi mengenai bagaimana membuat hashtag yang sempurna, tapi selalu ada cara terbaik yang bisa diaplikasikan untuk membuat sebuah hashtag bermerek. Berikut adalah 5 hal yang harus diperhatikan saat menggunakan sebuah hashtag bermerek :

Continue reading 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Sebuah Hashtag Bermerek