Isi Konten lebih Bernilai Daripada Desain Website

free-website-audit-for-driving-instructors-798x350

Kami sangat percaya bahwa mempersiapkan konten situs web adalah pendekatan yang tepat sebelum memulai desain grafis. Sayangnya, banyak orang yang memulai sebuah website dengan fokus ke desainnya saja tanpa memperhatikan isi dari konten yang akan dibagikan. Hal ini tentu kesalahan besar saat Anda mulai membangun sebuah website. Desain website harus dibuat berdasarkan demografi pengunjung, kebutuhan mereka, dan hasil kunjungan website yang diinginkan. Ini harus difokuskan pada tantangan pengguna dan kemampuan website untuk memecahkan masalah mereka, bukan hanya berdasarkan tren dan template yang digunakan.

Tren Desain Akan Datang Dan Pergi, Namun Fokus Pengguna Akan Tetap Sama

Saat mendiskusikan persyaratan desain website, Anda akan berfokus pada kriteria proyek tertentu seperti menu gulir tak terbatas, gambar pahlawan, latar belakang video, maupun menu gerak. Jarang orang merencanakan desain dengan menyajikan data berdasarkan pengunjung, kebutuhan pengunjung, dan tujuan akhir dari kunjungan website. Akhirnya, pemilik website akan terjebak dalam tren desain, situs pesaing mereka, dan apa yang diyakini sebagai elemen desain modern dan terkini. Dengan demikian, mereka kehilangan jejak pengunjung website yang sebenarnya.

Begitu pemilik website membeli tema yang tren dan modern, maka mereka akan memaksa kontennya sesuai dengan blok konten template yang ada. Dalam kebanyakan kasus, ini menyebabkan kekecewaan dan penyesalan bagi pembeli. Alasan terjadinya ini adalah proses yang salah dengan alur pembelian, desain, pengembangan, dan membuat konten. Seharusnya, proses ini dilakukan dengan pembuatan konten terlebih dahulu.

Konten Adalah Hal Pertama Untuk Memutuskan Desain Yang Tepat

 Mendokumentasikan demografi pengunjung yang diinginkan, jalur pengunjung, dan call to action (CTA) adalah sesuatu yang biasanya dilakukan setelah desain website selesai. Sayangnya, ini adalah pendekatan yang salah karena memaksa Anda untuk mencocokkan konten dengan desain. Sebelum Anda memilih desain yang lebih bagus dari website pesaing, memilih template WordPress, atau menjangkau perancang grafis, Anda perlu memikirkan tujuan dan sasaran website Anda.

Anda perlu mendokumentasikan demografi pengunjung, apa tantangan individual mereka, apa penawaran atau solusi yang Anda berikan, dan jalur apa yang diambil agar pengunjung tetap mengunjungi website. Pesan dan konten adalah blok bangunan dan pondasi dari website. Ini berarti konten harus dipikirkan dan didokumentasikan dengan cermat sebelum memikirkan desain seperti warna, font, dan tata letak yang diinginkan. Elemen desain harus melengkapi, menyoroti, dan menampilkan pesan utama dari konten yang paling penting.

Fokus Pada Konten Yang Tepat

Fokuslah pada bagian dan halaman website utama. Selama proses penjualan, carilah area yang menurut Anda memilki keuntungan terbaik. Ini dapat bervariasi berdasarkan klien, industri, dan target demografis. Berikut adalah beberapa area umum yang bisa mendapat keuntungan dari strategi utama konten:

  • Home
  • Halaman Perusahaan
  • Halaman Layanan Utama
  • Halaman Etalase Utama
  • Bagian Sumber, Kategori, Item Sumber
  • Template Landing Page
  • Halaman Blog Utama
  • Halaman Kontak

Elemen konten yang penting sebelum melakukan desain website:

  • Headline dan Subheader
  • Pesan inti
  • Teks paragraf
  • Persona pengunjung dan jalur pengunjung
  • Call To Action (CTA)
  • Gambar
  • Video
  • Navigasi
  • Akun sosial media
  • SEO (Search Engine Optimization)

Temukan Keseimbangan

Tidak semua situasi akan memungkinkan untuk membuat konten lebih dulu sebelum merencanakan desain. Anda harus menemukan keseimbangan dan harus memilih mana yang terbaik. Jika pendekatan ini cukup sulit, Anda bisa memulai dengan elemen universal seperti navigasi, SEO, dan Call To Action (CTA). Kemudian mulailah mempersempit fokus dengan meninjau persona pengunjung dan jalur pengunjung. Prosesnya bisa terasa amat sulit, tetapi seperti menjalani hidup, Anda perlu memecahnya menjadi beberapa potongan dan mengevaluasi daftar besar itu sedikit demi sedikit.