Snapchat Analytics: Cara Mengukur Kinerja Bisnis Anda

AprilFools_blog-2

Snapchat menjadi sosial media yang sangat populer di kalangan generasi muda. Bahkan, Snapchat digunakan oleh 41 persen dari semua generasi muda umur 18 sampai 34 tahun di Amerika Serikat. Data menyebutkan bahwa Snapchat menjadi platform sosial media yang paling cepat berkembang. Hal ini bisa dipastikan bahwa Snapchat mampu menyajikan potensi pemasaran yang besar untuk berbagai bisnis. Seperti halnya platform pemasaran lain, Anda juga harus memahami dan membuktikan efektivitas penggunaan Snapchat. Untuk itu Anda perlu menggunakan Snapchat Analytics untuk mengukur kinerja bisnis Anda.

Mengapa Snapchat Analytics Sangat penting?

Bagi para pemasar, mengetahui dengan persis kinerja bisnis di sosial media adalah hal penting. Hal yang sama juga berlaku untuk pemasaran di Snapchat. Dengan menggunakan Snapchat Analytics, Anda dan tim dapat membuktikan ROI (Return On Investment) atau laba yang Anda peroleh.

Manfaat Menggunakan Metrik Snapchat

  • Mendapatkan informasi tentang audiens Anda
  • Melihat konten apa yang bekerja terbaik dengan audiens Anda
  • Mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar
  • Membuka strategi keterlibatan

5 Snapchat Analytics Yang Penting

  1. Views Unik

Bagi setiap pemasar sosial media, mengetahui berapa banyak orang yang terlibat dengan konten Anda adalah informasi penting. Pada Snapchat, hal ini bisa diketahui melalui “unique views”. Total views unik mengacu pada jumlah orang yang telah membuka video atau gambar pertama dan melihat setidaknya selama satu detik. Snapchat hanya menghitung sekali untuk setiap penonton (terlepas dari berapa banyak waktu untuk menonton Snap atau Story mereka). Hal ini menyajikan metrik yang akurat untuk berapa banyak penonton pada setiap foto atau video.

  1. Screenshots

Pada platform lain seperti Twitter dan Facebook, keterlibatan sering dilacak melalui likes, komentar, atau reaksi lainnya. Pada Snapchat, keterlibatan dapat dilacak melalui screenshot (menunjukkan berapa banyak orang mengambil screenshot dari Snap). Screenshot juga dapat mendorong keterlibatan dan berguna mengukur keberhasilan dari promosi atau kode kupon dari screenshot.

  1. Tingkat Penyelesaian

Sama seperti tingkat bouncing pada website, tingkat penyelesaian mengukur berapa banyak audiens yang menyaksikan Story Anda hingga selesai.  Dengan metrik ini, Anda dapat dengan cepat membedakan mana konten yang menarik bagi audiens dan tidak. Cara menghitung tingkat penyelesaian Story Anda yaitu membagi jumlah tampilan akhir dengan penayangan pertama.

  1. Tingkat Fall-off

Terkait dengan tingkat penyelesaian, tingkat fall-off dapat memberi Anda informasi tentang kekuatan keterlibatan Story. Caranya dengan mengungkapkan dimana persisnya followers Anda berhenti menonton Story.

  1. Metrik On-Demand Geofilter

Geofilter bisa dibilang adalah salah satu fitur paling keren di Snapchat. Geofilter memungkinkan Anda untuk menambahkan gambar, ilustrasi, maupun branding untuk Snap. Metrik ini menjadi cara yang kuat untuk mendorong keterlibatan penggemar dalam sebuah produk atau peristiwa.

Alat Snapchat Analytics

  1. Snaplytics

Diluncurkan pada tahun 2015, berbasis di Kopenhagen. Snaplytics telah memposisikan dirinya sebagai satu-satunya perangkat lunak untuk layanan (Saas) dalam pemantauan Snapchat. Metrik kunci yang ditawarkan dalam Snaplytics meliputi views, open rates, jumlah rata-rata screenshot per Story, dan tingkat penyelesaian.

  1. Delmondo

New York Delmondo adalah alat Snapchat lainnya untuk memudahkan analisis Anda. Alat ini sudah digunakan untuk merek-merek besar seperti McDonald dan Spotify. Metrik Delmondo ini memiliki pengumpulan data harian yang otomatis dan pelaporan jangka panjang. Fitur utama yang ditawarkan oleh Delmondo meliputi:

  • Metrik Dasar: termasuk unique views, tayangan, tingkat penyelesaian, dan tingkat screenshot
  • Informasi Audiens: memberikan informasi rinci tentang siapa saja yang menonton konten Anda
  • Perbandingan Saluran: menyediakan data perbandingan saluran untuk menunjukkan bagaimana Story Snapchat Anda berpengaruh dengan konten Anda di Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube

Panduan Lengkap Menggunakan Instagram Stories

06-08-instagram-stories-620x316

Snapchat lebih dulu merintis konten yang bisa menghilang selama 24 jam, tetapi Instagram juga tak ingin ketinggalan. Diluncurkan pada 2 Agustus 2016 lalu, Instagram Stories adalah jawaban Instagram untuk Snapchat. Berikut kami akan membahas mengenai Instagram Stories secara lengkap untuk Anda.

Apa Itu Instagram Stories?

Instagram Stories adalah aplikasi untuk berbagi foto dan video yang bisa menghilang dalam waktu 24 jam. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video dalam format slideshow. Diluncurkannya aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengguna berbagi konten secara real time. Di dalamnya juga terdapat berbagai fitur untuk memperindah foto dan video sesuai dengan yang diinginkan. Ada fitur teks, gambar, stiker, location, hingga tag person.

Satu hal mendasar yang membedakan Instagram Stories dengan Snapchat adalah kemudahannya untuk ditemukan. Anda bisa melihat Stories yang diposting oleh akun yang Anda follow secara langsung. Selain itu, menemukan akun baru cukup mudah melalui perangkat pencarian yang ada. Terlebih lagi, Instagram membuatnya mudah untuk terlibat dengan Stories dari orang-orang yang sudah Anda follow melalui algoritma. Algoritma memutuskan untuk mengurutkan Stories yang muncul di bar atas feed berdasarkan orang-orang yang sering terlibat dengan Anda di Instagram dan Facebook.

Mengapa Anda Harus Menggunakan Instagram Stories Untuk Bisnis?

Dalam waktu kurang dari enam bulan, Instagram Stories memiliki 150 juta pengguna aktif harian. Sedangkan Snapchat butuh waktu enam tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Bahkan, orang-orang tidak hanya menggunakan Instagram Stories untuk terhubung dengan teman-teman. Sepertiga dari Stories yang paling banyak dilihat berasal dari bisnis. Hal inilah yang mendasari mengapa Anda harus menggunakan Instagram Stories untuk bisnis. Hampir 50 persen dari berbagai bisnis menggunakan Instagram dan banyak dari mereka yang menggunakan strategi pemasaran dengan Stories. Jadi tunggu apa lagi?

Cara Menggunakan Instagram Stories

Pertama-tama Anda perlu mengupdate aplikasi Instagram ke versi yang terbaru agar bisa menggunakan fitur Instagram Stories. Cara memposting foto atau video di Instagram Stories adalah:

  1. Dari layar Instagram home, gesek ke kanan atau ketuk di sudut kiri atas layar yang bergambar kamera untuk mengakses kamera Instagram Stories.
  2. Anda akan disajikan dengan layar kamera yang mencakup beberapa pilihan yaitu Live, Normal, Boomerang, dan Hands-free.
  3. Layar ini juga memasukkan pilihan untuk mengaktifkan flash atau beralih antara kamera depan dan belakang.
  4. Setelah Anda mengambil foto, video, atau Boomerang, Anda dapat menggunakan fitur edit seperti teks, stiker, lokasi, tag person, dan sebagainya untuk meningkatkan kreasi.
  5. Jika Anda tidak puas dengan hasil edit, tahan dan tarik elemen yang ingin Anda singkirkan ke ikon tempat sampah di bagian bawah layar atau tekan ikon X di pojok kiri atas untuk menghapus seluruh postingan.
  6. Jika Anda ingin menyimpannya di galeri, tekan tombol Save yang dilambangkan dengan panah ke bawah dan garis yang terletak di sudut kiri bawah.
  7. Untuk memposting hasil kreasi Anda ke Story, tekan tombol + yang dilingkari garis-garis pada sudut kiri bawah untuk mengirim konten langsung.

Cara Membuat Instagram Stories Yang Terbaik

Dalam menggunakan Instagram Stories, perlu kiat-kiat tersendiri untuk menggunakan berbagai fitur yang ada hingga menghasilkan konten yang terbaik. Beberapa kiat yang bisa dilakukan adalah buatlah konten yang otentik, memberikan nilai berharga untuk orang-orang yang melihat, menjadi lebih kreatif, merencanakan materi konten dengan matang, membuat konten secara vertikal, dan membuat hal yang berbeda dari saluran lainnya.